Daerah

Perangi Sampah di Pesisir Laut, Social Project Bali Adakan Beach Clean Up

1920
×

Perangi Sampah di Pesisir Laut, Social Project Bali Adakan Beach Clean Up

Sebarkan artikel ini
Bersih-bersih sampah di pantai Mertasari oleh paguyuban Social Project Bali. Sabtu, (8/6/2024) pukul 14.45 Wita. Foto: Istimewa/nasionalxpos.co.id

Ia mencontohkan bahwa gaya hidup zero waste sangat bisa dilakukan di setiap individu masing-masing dalam skala kecil rumahan.

“Gaya hidup zero waste bisa dilakukan dengan mudah seperti diet kantong plastik saat berbelanja di supermarket atau pasar tradisional dengan membawa tas kain, membawa botol minum ulang saat beraktifitas keluar rumah, membawa kotak alat makan dan sendok/garpu saat wisata kuliner, mengolah sampah organik menjadi kompos dan eco enzyme, beralih penggunaan panel surya untuk energi terbarukan, dan tidak membeli produk konsumtif dalam bentuk sachet,” imbuh pemuda yang menjabat sebagai ketua KPPMPI kota Denpasar ini.

Sementara Armand Fauzan Quinn yang menjadi relawan dalam agenda beach clean up mengungkapkan keresahan hatinya. Menurutnya sangat menyenangkan melihat pantai tapi ia juga merasa sedih karena permasalahan sampah.

“Saya pikir kita sungguh memerlukan lebih banyak orang yang peduli sampah (trash man), serta edukasi tentang sampah. Perbedaan di sini dan di Amerika, hukumnya sangat kuat didenda dan uang. Serta akan mendapat banyak masalah jika masyarakat membuat sampah. Tapi di sini tidak diberlakukan yang mana seharusnya dirubah. Dan itu harus segera dirubah,” kata Armand.

Ke depan, agenda beach clean up dari Social Project Bali akan rutin dilakukan di lokasi yang berbeda untuk membantu pemerintah dalam memerangi sampah.

Hanya dalam waktu 2 jam para relawan berhasil mengumpulkan 142 kg sampah yang telah dipilah berdasarkan kategori sampah organik, sampah anorganik dan sampah residu. ***

Tinggalkan Balasan