“Lewat kesempatan ini, saya atas nama pribadi dan atas nama ketua KPU kabupaten Gianyar mengajak seluruh komponen masyarakat, seluruh stake holder yang hadir hari ini, pasangan calon bupati dan wakil bupati, tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati, pendukung dan pengusung calon bupati dan wakil bupati Gianyar, terkhusus bagi seluruh masyarakat Gianyar, mari kita satukan tekad untuk mensukseskan hajatan Pemilukada serentak yang kita akan laksanakan tanggal 27 november nanti,” ucap Wayan Mura.
Hajatan Pemilu, lanjut Wayan Mura adalah merupakan hajatan pesta rakyat untuk memilih wakil-wakilnya yang akan memimpin 5 tahun ke depan.
“Pemilu adalah salah satu sarana dari proses demokrasi itu. Pada kesempatan baik ini, doa bersama dan deklarasi damai mengharapkan kita untuk bersama-sama menyatukan langkah, menyatukan tekad. Pemilu adalah sarana yang harus kita hormati sebagai hak konstitusi daripada masyarakat dalam menggunakan hak-haknya untuk memilih wakil-wakil yang nanti duduk di pemerintahan, baik di legislatif yang sudah berjalan dengan baik demikian juga hari ini, kita memasuki tahapan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati Gianyar khususnya,” terang Wayan Mura.
Hadir dalam kegiatan deklarasi damai dan doa bersama, Kapolres Gianyar beserta PJU Polres dan jajarannya, Dandim 1616/Gianyar Letkol Cpn I Gede Winarsa dan staf jajaran Kodim 1616/Gianyar, Kepala kejaksaan negeri Gianyar diwakili Kasi intel Kejari Gianyar I Nyoman Triarta Kurniawan, perwakilan Yonzipur 18/YKR, perwakilan pengadilan negeri Gianyar, Pj bupati Gianyar dan jajaran, Ketua KPU Gianyar, ketua Bawaslu Gianyar, tim pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati, serta partai pengusung calon bupati dan wakil bupati.













