Daerah

Sekda Sultra Mengaku Sedih dan Masih Berkabung Berpulangnya Alm Ibu Agista Ariany

1232
×

Sekda Sultra Mengaku Sedih dan Masih Berkabung Berpulangnya Alm Ibu Agista Ariany

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KENDARI, SULTRA – Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara ( Sekda Sultra) Nur Endang Abbas masih berkabung setelah kepergian. Agista Ariani Bombay.

Nur Endang masih merasa sedih atas meninggalnya istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, Agista Ariany, Selasa (13/4/2021).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Agista Ariany meninggal dunia di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari usai menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Covid-19 gedung VVIP.

Sesaat sebelum meninggal, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra ini sempat kritis dengan saturasi oksigen sampai 74.

Agista Ariany pun tak bisa diselamatkan meski telah dibantu mesin ventilator, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 17.30 WITA.

Istri Gubernur Sultra itu dimakamkan di samping makam ibunya, di kawasan pemakaman Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Selasa malam.

Agista Ariany pun tak bisa diselamatkan meski telah dibantu mesin ventilator, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 17.30 WITA.

Istri Gubernur Sultra itu dimakamkan di samping makam ibunya, di kawasan pemakaman Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Selasa malam.

“Saya masih dalam suasana berduka saat ini,” ucap Endang melalui sambungan telepon, Kamis (15/7/2021).

Endang menyebut, ia sangat dekat dengan sosok Agista Ariani dan sudah lama mengenal pribadinya.

Kadin Kota Kendari

Ungkapan belasungkawa terus berdatangan untuk istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Agista Ariany Bombay.

Tak terkecuali, dari Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Kota Kendari.

Ketua Kadin Kota Kendari Avianto Perdana Pagala, juga turut mengirimkan doa.

“Kami Kadin Kota Kendari turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Agista Ariany Ali Mazi,” kata Avianto, Kamis (15/7//2021).

Ia mengatakan saat ini Sultra berkabung dan berduka, atas kehilangan seorang figur ibu yang tangguh, teladan dan menginsipirasi.

“Senyum dan tawanya masih membekas dikenangan kita semua, namun Yang Maha Kuasa lebih dulu memanggilnya. Doa terbaik buat beliau,” tutupnya.

Tak lupa Avianto turut mendoakan agar segala amal ibadah istri Ali Mazi itu dapat menjadi penerang kubur almarhumah.

“Semoga almarhumah diberikan tempat yang terindah dan terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan, Aamiin, Aamiin ya rabbal ‘alamin,” tutupnya.

Kepala BPKAD Sultra

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Sulawesi Tenggara (BPKAD Sultra) Basiran mengenang momen bersama mendiang Agista Ariany Ali Mazi.

Kenangan bersama istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang paling diingat adalah kerap diajak bsahur bersama.

Hal itu menjadi kesan tersendiri bagi mantan Asisten I Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra.

Basiran tak lupa turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya istri Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi, Agista Ariany, Selasa (13/4/2021).

Agista Ariany meninggal dunia di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari usai menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Covid-19 gedung VVIP.

Sesaat sebelum meninggal, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra ini sempat kritis dengan saturasi oksigen sampai 74.

Agista Ariany pun tak bisa diselamatkan meski telah dibantu mesin ventilator, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 17.30 WITA.

Lanjut Basiran, Agista Ariani merupakan pribadi yang baik dan sangat bersahabat kepada siapa saja.

Dengan pribadi hangat serta bersahabat tersebut Agista Ariany tak mengenal status sosial orang lain semuanya ia rangkul bersama.

Sementara itu, Basiran menyebut momen yang paling berkesan menurutnya yaitu pada saat bulan Ramadhan Idul Fitri 1442 Hijriah tahun 2021.

“Ibu Agista sering mengajak saya sahur bersama menemani pak Gubernur Ali Mazi dan almarhumah sendiri yang memasak (emotikon menangis),” ucap Basiran melalui pesan Whatsapp Messenger, Kamis (15/7/2021).

Basiran menyebut momen itulah yang menjadi kesan terakhir dan yang paling indah.

Basiran menyebut, tiap ia datang ke Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Basiran selalu melihat ibu Agista selalu mengaji.

Setiap usai Sholat Taraweh, Agista selalu rutin mengaji tak pernah putus.

“Saya selalu melihat almarhumah setiap malam tadarusan,” ujar Basiran.

Basiran mendoakan agar istri Gubernur Sultra Agista Ariani, amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.(*)

Meninggal Dunia

Agista Ariany meninggal dunia di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari usai menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Covid-19 gedung VVIP.

Sesaat sebelum meninggal, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra ini sempat kritis dengan saturasi oksigen sampai 74.

Agista Ariany pun tak bisa diselamatkan meski telah dibantu mesin ventilator, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir pukul 17.30 WITA.

Istri Gubernur Sultra itu dimakamkan di samping makam ibunya, di kawasan pemakaman Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Selasa malam.

Suami Agista Ariany, Ali Mazi, Kapolda Sultra, Wakil Gubernur Lukman Abunawas ikut menyaksikan pemakaman yang digelar dengan protokol kesehatan tersebut. (Nandha/Aries)

 

Tinggalkan Balasan