Nasional

Sepak Terjang Alman Abubakar, Berhasil Rubah Wajah Pendidikan SD GMIH Lelilef Sawai

1240
×

Sepak Terjang Alman Abubakar, Berhasil Rubah Wajah Pendidikan SD GMIH Lelilef Sawai

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID,HALTENG- Konsep pendidikan yang diterapkan Alman Abubakar S.Pd Kepala Sekolah SD GMIH Lelilef Sawai Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah perlu di apresiasi.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Weda Tengah ini, telah merubah wajah Pendidikan khususnya SD GMIH baik dari fasilitas Pendidikan, berupa gedung pendidikan dan Sumber daya manusia (SDM) di Sekolah itu mengalami perubahan yang signifikan, terlihat bangunan Sekolah yang tertata rapi serta terjadi peningkatan jumlah siswa, lantaran tertarik dengan fasilitas Sekolah di Wilayah julukan Kota Industri tersebut karena diapit oleh tiga Perusahan besar.

Kepala Sekolah SD GMIH Lelilef Sawai Alman Abubakar S.Pd kepada Media ini di Kediamannya Sabtu (29/07/2023) mengatakan, sejak dipercayakan Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah Edy Langkara dan Abdurrahim Ode Yani (Elang Rahim) menjabat Kepala Sekolah tahun 2018 merupakan tangung jawab besar untuk merubah wajah Pendidikan khususnya SD GMIH, karena selain fasilitas tidak memadai, jumlah siswa hanya 109 orang,” Akui Alman.

Menurutnya, karena pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting untuk meningkatkan SDM apalagi pendidikan dasar misalnya, ini merupakan batu loncatan awal agar bgaimana SDM itu ditingkatkan, Alman kemudian berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di Daerah ini, para Kepala Desa, Pemerintah Kecamatan, Gereja GMIH dan pihak ketiga dalam hal ini perusahan Tambang yang beroperasi diwilayah Weda Tengah untuk bicara kepentingan pendidikan,” Ujar Kepsek.

Hasil komunikas dan koordinasi yang terbangun dengan baik, Alhamdulillah ada respon positif sehingga tahap awal, pihak SD GMIH mendapat bantuan pembangunan pagar beton seluas 3 ratus meter dari Perusahaan, ditambah bantuan berupa pembangunan paving blok, menurut Alman pihak ketiga menyediakan bahan material berupa pasir dn lain lain sementara upah kerja adalah tangung jawab pihak Sekolah, karena anggarannya melekat dalam aitem dana Bos,” Jelas Alman.

Berkat Kolaborai pihak Sekolah dengan para investor dan stakeholder yang ada diwilayah itu wajah Sekolah SD GMIH Lelilef Sawai sudah mengalami perubahan signifikan baik dari sisi Jaminan insfrastruktur maupun SDM tenaga pengajar, dengan jumlah siswa yang sebelumnya hanya 109 siswa, saat ini tercatat kurang lebih sudah 384 siswa, karena masyarakat terutama pekerja perusahan dari luar Maluku utara seperti Sulawesi dan lain lain tertarik dengan kondisi Sekolah sehingga mereka menyekolahkan anak mereka di Sekolah SD GMIH Lelilef Sawai,” Tandasnya.

“Banyak hal yang sudah saya lakukan pada waktu itu, ditahun 2018 kepemimpinan kurang lebih 1 tahun ada investasi besar yang kemudian berinvestasi di weda tengah saya kemudian selalu berkoordinasi dengan semua stakeholder di daerah ini baik dari Pemerintah Desa Pemerintah Kecamatan dan pihak ketiga bagaimana membicarakan peningkatan pendidikan di Weda Tengah,” Tambahnya.

“Terkait besarnya konstribusi terhadap Sekolah SD GMIH berupa pembangunan pagar 3 ratus Meter, Saya berikan apresiasi kepada kepala Desa Sawai Bapak Frilek Arbaben, Managemen PT. Tekindo Energi, PT. IWIP, PT.HSM serta dukungan dari semua stake holder termasuk orang tua wali murid sehingga semua kebutuhan Pembagunan di SD GMIH berjalan dengan baik,” Ucapnya.

Kepsek juga menegaskan bahwa terkait kepedulian pendidikan khususnya pada SD GMIH bukan orientasinya pada persoalan uang tetapi bagaimana tujuan untuk menciptakan SDM yang handal dalam menghadapi dunia digitalisasi sehingga mampu menempatkan diri dengan perkembangan jaman yang setiap saat terus berkembang,” Tutup Alman mengakhiri.  (Sa)

Tinggalkan Balasan