“Kami pelaku pariwisata khususnya yang bergerak di bidang transportasi sangat mengharapkan peran serta pemerintah, bagaimana pemerintah bisa kembali menggelorakan, kembali mencari suatu kesempatan agar event-event dunia bisa diselenggarakan disini karena itu sangat kami butuhkan pasca Covid-19, yang mana pariwisata sempat mengalami keterpurukan,” ujar Wayan yang berharap event ini bisa melibatkan pecalang Adat Kuta Selatan selain pengamanan yang dilakukan oleh TNI/Polri.
Saat ini Wayan Sukses memiliki 80 unit kendaraan serta memiliki counter pelayanan transportasi di Bandara International I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Bali. Selain itu. Ia juga sedang membangun tempat makan siap saji Jaya Fried Chiken (JFC) di Tuban, Bali. (Tik)














Respon (1)