by

Wabub Dorong Koperasi Jadi Poros Kebangkitan Ekonomi Ditengah Pandemi

-Daerah-146 views

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Mewakili Bupati H. Arief Rohman, Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Karya Sejahtera, Tutup Buku 2020 bertempat di Gedung PKPRI, Rabu (24/3/2021).

RAT KPRI Karya Sejahtera ini merupakan forum penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas pengurus dan pengawas tahun 2020 sesuai dengan amanat UU No.25 Tahun 1992.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Penyelenggara RAT, Eko Purwanto, dalam laporannya. Dalam agenda RAT ini juga disiapkan berbagai macam doorprize/hadiah, dan hadiah hiburan sudah diundi tgl 20 Maret 2020 di Koperasi Karya Sejahtera.

“Kami sudah siapkan 3 unit sepeda motor, untuk 2 anggota, dan 1 anggota yang juga menabung. Selain itu ada lemari es, tv, serta mesin cuci yang akan diundi hari ini,” jelas Eko.

Lebih lanjut dilaporkan sehubungan dengan masa pandemi, dari jumlah anggota 911 orang yg diundang 155 orang dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Sesuai protokol kesehatan yang berlaku, kami mengundang anggota sejumlah 155 orang dan yang sudah hadir 135 anggota, hal ini sudah sesuai dengan kuorum untuk menyelenggarakan RAT,” kata Eko.

Selanjutnya, pihaknya menyampaikan harapannya dengan peningkatan keaktifan anggotanya sehingga dapat meningkatkan hadiah dalam setiap penyelenggaraan RAT.

“Dengan keaktifan anggota, hadiah bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan. Dan pada saat RAT ini diundang juga anggota yang sudah purna tugas untuk dijadikan contoh, bahwa meskipun sudah purna dapat tetap aktif di koperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PKPRI, Teguh Waluyo Guntur, mengapresiasi kegiatan RAT ini yang rutin diselenggarakan oleh KPRI Karya Sejahtera.

“Saya mengapresiasi untuk pengurus dan pengawas KPRI Karya Sejahtera, tertib melaksanakan RAT sesuai amanat UU bahwa maksimal 6 bulan setelah tutup buku diwajibkan untuk RAT dan KPRI Karya Sejahtera mampu melaksanakannya di bulan ketiga setelah tutup buku,” kata Teguh.

Sementara itu Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati, yang akrab disapa Mbak Etik, dalam sambutannya meminta Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM untuk mencatat masukan yang disampaikan oleh Ketua PKPRI.

“Saya mewakili Bapak Bupati yang berhalangan hadir dalam acara ini, meminta kepada perwakilan Dindagkop dan UMKM Kabupaten Blora yang hadir untuk mencatat uneg-uneg dari Ketua PKPRI tadi dan masukan beliau untuk dijadikan inovasi Dindagkop kedepannya,” kata Mbak Etik.

Wakil Bupati mengharapkan agar koperasi sebagai soko guru harus selalu ada dan berkembang berinovasi serta berkreasi menjadi poros kebangkitan ekonomi di tengah masa pandemi.

“Koperasi mampu membuka seluas-luasnya bidang usaha, terlebih di masa pandemi ini untuk membuat terobosan inovasi, kreasi bagaimana untuk mengembangkan usaha dan bersaing di dunia usaha,” harap Wabup.

Dalam kesempatan ini, Mbak Etik juga berpesan kepada segenap pengawas, pengurus dan anggota KPRI Karya Sejahtera untuk bersama-sama melakukan sesuatu untuk dapat bersaing di dunia usaha.

“Saya mengajak kepada seluruh hadirin untuk ‘Sesarengan Mbangun Blora’ yang semakin maju dan berdaya saing, meskipun dengan kendala yang tadi disampaikan, apabila dikeroyok dan dikerjakan bersama-sama, Insya Allah akan menjadi koperasi yang profesional. Caranya dengan sinergitas antara pengawas, pengurus, anggota untuk mengembangkan koperasi ini, dan dinas terkait melaksanakan pendampingan dengan baik,” pungkasnya. (Hans)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed