NASIONALXPOS.CO.ID, CIPACAP- Sedikitnya 159 rumah warga yang berada di empat dusun di Deda Tarisi Kecamatan Wanareja Cilacap Jawa Tengah terendam air.
Empat dusun tersebut adalah Dusun Rangkasan, Cikaronjo, Sidadadi dan Dusun Mlewung, terjadinya bajir tersebut disebabkan curah hujan yang cukup tinggi dan dangkalnya sungai Avoor, sehingga air tidak bisa mengalir secara normal.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy Bambang Hidayat menyampaikan, bahwa pihak BBWS Citanduy sudah mengirimkan alat berat berupa Exavator Amvibi guna menormalisasi sungai Avoor.

“Pihak kami sudah mengirimkan alat berat Exavator Amvibi agar bisa melakukan pengerukan lumpur di sungai Avoor, sehingga diharapkan genangan air yang melanda permukiman warga bisa segera surut, ” kata Bambang, Sabtu (15/1/2022).
Sementara itu Kepala Dusun Rangkasan Agus Supriyanto yang didampingi Wedi anggota BPBD UPT Majenang mengatakan, pihaknya menyampaikan terimakasih atas respon dari BBWS dan beberapa instansi terkait lainya, yang berupaya agar genangan air di 4 dusun bisa segera surut.

“Dengan dilakukannya pengerukan sungai Avoor oleh pihak BBWS Citanduy sangat diharapkan banjir bisa teratasi, Desa Tarisi merupakan langganan banjir terutama di 4 dusun tersebut, ” ujar Agus.
Pekerjaan pengangkatan lumur oleh pihak BBWS Citanduy dumulai pada Sabtu tanggal 15 Januari 2022, kegiatan pengerukan lumpur sungai Avoor tersebut dipantau langsung oleh Kepala BBWS Citanduy, dengan harapan pekerjaan bisa segera selesai dan banjir akan surut. (Junaedi)













