Daerah

Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Bali Posisi April 2024 Solid dan Stabil

438
×

Kinerja Industri Jasa Keuangan Provinsi Bali Posisi April 2024 Solid dan Stabil

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BALI – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menilai Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Bali bulan April 2024 tetap solid dan terjaga stabil didukung permodalan kuat, kondisi likuiditas stabil, dan profil Risiko yang terjaga.

Data sektor perbankan Provinsi Bali April 2024 menunjukkan penyaluran kredit maupun penghimpunan DPK mengalami pertumbuhan yang semakin membaik dari periode sebelumnya. Penyaluran kredit mencapai Rp106,34 triliun atau tumbuh 6,65 persen yoy lebih tinggi dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 3,27 persen yoy (Maret 2024: 6,52 persen yoy).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Kepala OJK Provinsi Bali, Kristrianti Puji Rahayu menyebutkan, Penyaluran kredit Bank Umum di Bali sebesar Rp93,69 triliun atau tumbuh 7,42 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 3,25 persen yoy. Sementara itu, penyaluran kredit BPR posisi April 2024 mencapai Rp12,65 triliun atau tumbuh 1,33 persen yoy, lebih rendah dibandingkan posisi April 2023 yang sebesar 3,40 persen yoy.

“Hal ini disebabkan karena pada 4 April 2024, OJK telah mencabut ijin usaha dari PT BPR Bali Artha Anugrah sehingga menyebabkan penurunan baki debet penyaluran kredit BPR di Bali,“ Terang Kristrianti dalam siaran pers OJK 10 Juni 2024.

Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit yoy masih didorong peningkatan nominal kredit Investasi bertambah sebesar Rp4,90 triliun atau tumbuh 18,64 persen yoy (April 2023: 4,49 persen yoy). Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini menggambarkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Bali.

Tinggalkan Balasan