Daerah

Ratusan Petani Tebu Tumpah Ruah di PG GMM Blora

3
×

Ratusan Petani Tebu Tumpah Ruah di PG GMM Blora

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Ratusan petani tebu dari berbagai wilayah di Kabupaten Blora menggelar aksi unjuk rasa bertajuk Aksi Tumpah Tebu di depan Pabrik Gula (PG) GMM, Kecamatan Todanan, Senin (1/6/2026). Aksi tersebut menjadi bentuk protes sekaligus penyampaian aspirasi terkait kondisi industri gula dan keberlangsungan nasib petani tebu di daerah tersebut.

Dengan membawa tebu hasil panen, para petani melakukan aksi simbolis menumpahkan tebu di depan area pabrik. Aksi ini menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Koordinator aksi, Exy Wijaya, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan suara kolektif petani yang menginginkan kepastian dan keadilan dalam tata kelola industri gula nasional maupun daerah.

“Petani tebu adalah tulang punggung produksi gula. Kami berharap pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan mendengar suara petani serta memberikan solusi nyata atas persoalan yang dihadapi petani tebu saat ini,” tegas Exy di hadapan ratusan peserta aksi.

Menurutnya, petani telah mengeluarkan biaya besar, tenaga, serta waktu yang tidak sedikit sejak proses penanaman hingga masa panen. Namun ketika muncul persoalan dalam industri gula, petani menjadi pihak yang paling terdampak.

Dalam aksi tersebut, sejumlah perwakilan petani secara bergantian menyampaikan orasi dari atas panggung yang disiapkan panitia. Mereka menyoroti berbagai persoalan yang dinilai memengaruhi kesejahteraan petani dan keberlangsungan usaha budidaya tebu di Kabupaten Blora.

Selain aksi simbolis tumpah tebu, kegiatan juga diisi dengan mimbar bebas yang memberikan kesempatan kepada petani untuk menyampaikan keluhan, harapan, dan tuntutan mereka secara langsung.

Meski berlangsung dengan semangat tinggi, aksi berjalan tertib dan damai. Pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang disiagakan di sejumlah titik untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

Para petani berharap aspirasi yang mereka suarakan dapat menjadi perhatian serius pemerintah serta pihak terkait. Mereka menilai keberlangsungan sektor tebu tidak hanya menyangkut kesejahteraan petani, tetapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat yang menggantungkan hidup pada komoditas gula.

Aksi Tumpah Tebu ini menjadi simbol kuat perjuangan petani Blora dalam memperjuangkan hak, kepastian usaha, dan masa depan sektor pertanian tebu yang lebih baik di tengah berbagai tantangan industri gula saat ini. (Riyan)

Tinggalkan Balasan