Daerah

Kios Biliar di PD Pasar Horas Jaya Diduga Tempat Perjudian Pelajar

245
×

Kios Biliar di PD Pasar Horas Jaya Diduga Tempat Perjudian Pelajar

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, PEMATANG SIANTAR – Dua kios di Gedung 2 lantai 3 kawasan pasar yang dikelola oleh PD Pasar Horas Jaya (PD PHJ) tengah menjadi sorotan. Kios-kios tersebut diduga berfungsi sebagai tempat bermain biliar yang juga melibatkan aktivitas perjudian, bahkan di kalangan pelajar. Keberadaan tempat tersebut telah lama menjadi pusat hiburan, namun kini muncul kekhawatiran akan dampak negatif terhadap moral generasi muda.

Aktivitas yang Mengkhawatirkan

Laporan dari warga dan pedagang setempat menyebutkan bahwa sejumlah pelajar yang masih mengenakan seragam sekolah sering terlihat mengunjungi kios biliar ini. Aktivitas bermain biliar yang diselingi perjudian tampaknya menarik perhatian anak-anak sekolah yang mencari hiburan.

Namun, ini berpotensi merusak moral dan mengganggu proses belajar mereka. Banyak orang tua yang merasa cemas akan pengaruh buruk yang dapat ditimbulkan jika masalah ini tidak segera ditangani.

Komitmen PD Pasar Horas Jaya

Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PD Pasar Horas Jaya, Bolmen Silalahi, mengakui adanya laporan mengenai penggunaan kios untuk aktivitas biliar yang melibatkan pelajar. Ia menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan.

“Kami berkomitmen untuk segera menyelesaikan masalah ini. PD Pasar Horas Jaya tidak mendukung segala bentuk aktivitas yang merugikan masyarakat, terutama yang berdampak negatif pada generasi muda,” ujar Bolmen.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pematang Siantar dan pihak berwenang lainnya untuk mencari solusi yang tepat.

Melibatkan Dinas Pendidikan dan Pihak Terkait

Bolmen menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama Dinas Pendidikan, untuk memberikan sosialisasi kepada pelajar mengenai risiko perjudian dan kegiatan yang tidak produktif. Ia berharap dukungan dari Dinas Pendidikan dapat membantu anak-anak memahami bahaya dari aktivitas tersebut.

“Dukungan dari Dinas Pendidikan sangat penting untuk memberikan pengertian kepada pelajar tentang dampak negatif perjudian,” tambahnya.

Selain itu, Bolmen juga meminta agar pihak keamanan, seperti Satpol PP dan kepolisian, turut serta dalam mengawasi area tersebut untuk menegakkan ketertiban dan memberikan efek jera kepada pelaku perjudian.

Harapan Masyarakat

Masyarakat Pematang Siantar berharap PD PHJ segera menutup atau mengalihfungsikan kios tersebut agar tidak lagi digunakan untuk aktivitas yang merugikan generasi muda. Beberapa orang tua meminta agar pengelola pasar memperketat pengawasan dan selektif dalam memberikan izin penggunaan kios.

“Kami berharap PD Pasar Horas Jaya serius menangani hal ini, karena ini bukan hanya soal tempat biliar, tetapi masa depan anak-anak kita,” ungkap seorang warga.

Langkah Lanjutan untuk Pengawasan

Selain tindakan terhadap kios biliar, masyarakat juga berharap PD PHJ memperbaiki sistem pengawasan di seluruh area pasar. Pemasangan kamera pengawas atau CCTV di setiap lantai gedung dipandang sebagai langkah yang perlu untuk mencegah penyalahgunaan kios.

Dengan kerjasama yang baik antara PD Pasar Horas Jaya, Dinas Pendidikan, dan pihak keamanan, diharapkan kawasan pasar dapat kembali menjadi tempat yang aman dan mendukung lingkungan yang positif bagi pelajar dan masyarakat. (Raja)

Tinggalkan Balasan