Daerah

Pasar Todanan Semrawut, MPKN Desak DINDAGKOPUKM dan BKD Blora Bertindak

0
×

Pasar Todanan Semrawut, MPKN Desak DINDAGKOPUKM dan BKD Blora Bertindak

Sebarkan artikel ini
IMG 20261014 WA0010

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Kesemrawutan aktivitas pedagang di Pasar Tradisional Todanan, Kabupaten Blora, menjadi sorotan Ketua Masyarakat Pengawas Keuangan Negara (MPKN) Kabupaten Blora, Fuad. Pedagang yang berjualan di area parkir dinilai memicu kemacetan, terutama saat hari pasaran Pon dan Legi.

Fuad menyoroti kondisi tersebut karena kios-kios di dalam pasar telah dibangun dengan layak, tetapi sebagian pedagang justru memilih berjualan di area parkir. Kondisi ini dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan aktivitas pengunjung pasar.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Di dalam sudah dibikinkan kios bagus-bagus, malah jualan di area parkir. Ini yang bikin macet parah,” tegas Fuad, Rabu (14/10/2026).

Selain persoalan penataan pedagang, Fuad juga mengkritik respons Koordinator Pasar Todanan berinisial Gunawan saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp. Menurut Fuad, jawaban yang disampaikan tidak mencerminkan komunikasi yang baik dari seorang pelayan publik.

Fuad menirukan jawaban Gunawan, “Wes Mas, iku urusanku karo atasanku,” yang berarti bahwa persoalan tersebut merupakan urusannya dengan atasan.

Atas kondisi itu, Fuad mendesak Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DINDAGKOPUKM) serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Blora untuk turun tangan mengevaluasi penataan pasar dan melakukan pembinaan terhadap koordinator pasar apabila diperlukan.

“Kami meminta DINDAGKOPUKM dan BKD Blora untuk membina yang bersangkutan agar punya etika yang baik dan jawaban yang bijak sebagai pelayan masyarakat,” ujarnya.

Penataan pedagang dan pengawasan pengelolaan pasar dinilai perlu segera diperhatikan agar area parkir dapat difungsikan sebagaimana mestinya, kemacetan berkurang, dan aktivitas jual beli berlangsung lebih tertib.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak DINDAGKOPUKM, BKD Kabupaten Blora, maupun Koordinator Pasar Todanan mengenai langkah penanganan atas persoalan tersebut.

Tinggalkan Balasan