DaerahPemerintahan

Akhirnya Pemkot Baubau Dapat Sorot Persoalan Sampah

1142
×

Akhirnya Pemkot Baubau Dapat Sorot Persoalan Sampah

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BAUBAU/SULTRA -Pemerintah kota Baubau mendapat sorotan karena tumpukan sampah dibeberapa titik. Volume sampah yang bertambah pasca perayaan lebaran Idul Adha 1442 H/2021 M ini, diduga belum diangkut karena petugas kebersihan mogok kerja.

Setelah mendapat sorotan dari Lembaga Bantuan Hukum Himpunan Advokat Muda Indonesia (LBH HAMI) Kota Baubau, menyusul Barisan Orator Masyarakat Kepulauan Buton (BOM Kepton).

BOM Kepton mendesak Pemkot Baubau dibawah kepemimpinan Wali Kota AS Tamrin-Wakil Wali Kota La Ode Ahmad Monianse agar memberikan solusi konkrit. Termasuk pula DPRD Kota Baubau, dalam menjalankan fungsi pengawasannya, agar permasalahan sampah tidak berulang, bahkan sampai merugikan masyarakat negeri Khalifatul Khamis.

“Hal ini disebabkan mogok kerja petugas kebersihan kota baubau. Bukan tanpa sebab petugas kebersihan melakukan mogok kerja. Saya rasa hal yang wajar bagi petugas kebersihan atas apa yang mereka lakukan (mogok kerja ). Hak hak mereka tidak diperhatikan, pemerintah dan DPRD harus cepat menjawab ini, bukan sebatas menjawab saja tanpa realisasi,” urai La Ode Tazrufin,

Sekretaris BOM Kepton ini menegaskan, penumpukan sampah yang berkepanjangan dapat menimbulkan permasalahan baru yakni bibit penyakit, aroma tak sedap, juga merusak estetika kota. Terlebih, Baubau peraih penghargaan bergengsi bidang kebersihan, Adipura.

“Akan repot nanti kalau masyarakat yang berada d sekitar titik sampah yang turun aksi, hitung saja berapa titik sampah di kota baubau.
Petugas kebersihan itu pahlawan kita dalam memperjuangkan lingkungan sehat, jadi tolanglah di perhatikan. Bisa jadi kedepannya kota baubau tidak akan mendapatkan penghargaan adipura lagi,” tegasnya, Selasa (20/7) malam.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Baubau, Ibnu Wahid belum memberikan tanggapan. Namun dari pantauan Masyarakat, Rabu (21/7) sekitar pukul 12.15 Wita, petugas kebersihan DLH Baubau rupanya sudah bergerak mengangkut sampah di beberapa titik penumpukan.

Seperti yang terlihat di Kelurahan Bataraguru persimpangan tiga toko Liwanda. Dalam rinai hujan yang mendera negeri falsafah Sara Pataanguna, empat petugas kebersihan mengangkut sampah yang menumpuk ke atas mobil (truck) sampah.

Saat ditanya tentang pembayaran honor/THR mereka yang sempat disebut-sebut menjadi penyebab unjuk rasa hingga aksi mogok kerja, keempatnya spontan menjawab sudah terbayarkan.

“Sudah dibayarmi, sudah aman,” kata mereka, singkat penuh semangat. Optimis ditengah gerimis.(NDS)

Tinggalkan Balasan