NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA — Penumpukan sampah di Sungai Lusi, khususnya di bawah Jembatan Tempur, Desa Ngilen, Kecamatan Kunduran, kini menjadi perhatian publik. Meskipun jembatan ini merupakan akses vital bagi warga dan pegawai setempat, pemerintah kecamatan tampak tidak memberikan respons yang memadai terhadap masalah ini.
Jembatan Tempur, yang dikenal juga sebagai lokasi kuliner sate kambing yang legendaris, seharusnya menjadi tempat yang bersih dan nyaman. Namun, tumpukan sampah yang terus menumpuk menjadi pemandangan sehari-hari yang mengkhawatirkan.
Warga setempat, Bambang, mengungkapkan, kami sudah melaporkan masalah ini berkali-kali, tetapi tidak ada tindakan nyata dari pihak kecamatan. Sangat disayangkan, mengingat pegawai yang digaji dengan uang negara sering lewat di sini.














