Gubernur Buya Mahyeldi menyambut baik kesepakatan bersama ini yang menjadi dasar untuk pengembangan digital di Provinsi Sumbar, diantaranya melalui penyediaan layanan internet, peningkatan kapasitas dan kapabilitas Sumber Daya Manusia dalam program teaching factory berupa pelatihan dan sosialisasi teknologi informasi.
“Internet dan solusi teknologi informasi, sangat relevan dan mendukung terwujudnya smart village dan smart city untuk menuju smart province. Serta komunikasi dan sosialisasi untuk mendukung implementasi program pembangunan infrastruktur internet di Wilayah Provinsi Sumatera Barat,” kata gubernur.
Ketua Umum Yayasan Internet Indonesia Raya (YII), Jamalul Izza, dalam sambutan singkatnya menyatakan kesiapannya membangun infrastruktur internet di Sumatera Barat, berupa VSAT, ataupun Fiber Optic. Dan akan menggerakkan anak-anak muda daerah dalam pemanfaatan teknologi yang dibangun.
“Untuk mencapai tujuan dari Smart City, harus didukung oleh Smart people, yang merupakan sebagai pengguna teknologi, dan Infrastruktur. Smart city tanpa dukungan infrastruktur akan sulit tercapai,” ungkap Jamalul.
Untuk mendukung Terbentuknya Smart People, YII telah membangun Rumah Teknologi Indonesia yang merupakan sekolah gratis bagi anak tidak mampu, tapi berprestasi. Dananya berasal dari dana CSR dari perusahaan – perusahaan daerah dan program ini tidak membebani APBD sedikitpun.













