Daerah

Blora Disetujui Jadi Pusat Sorgum Nasional, Mendes PDT: Harus Dipatenkan Sebagai Sorgum Blora

355
×

Blora Disetujui Jadi Pusat Sorgum Nasional, Mendes PDT: Harus Dipatenkan Sebagai Sorgum Blora

Sebarkan artikel ini

“Blora dipilih karena lahannya cocok dan dukungan pemerintah daerahnya luar biasa. LDII tak hanya mendampingi petani, tapi juga menjamin rantai pasok dan pemasaran hasil panen,” ujarnya.

Sorgum yang ditanam sejak 17 Januari 2025 di lahan seluas 0,5 hektare menggunakan varietas Super-1, diklaim bisa dipanen tiga kali dalam satu kali tanam. Benihnya pun mulai diminati petani dari Ngawi dan Wonogiri.

LDII juga mendorong pengembangan sorgum di lahan milik Perhutani dan para petani hutan sekitar Dukuh Gelam, serta berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menciptakan produk turunan berbasis sorgum.

“Kalau tidak ada off-taker, percuma petani tanam. LDII siap menyalurkan hasil panen bahkan menyampaikan langsung ke Presiden agar sorgum masuk program nasional lintas kementerian,” tambah Chriswanto.

Blora, Lumbung Pangan Masa Depan

Bupati Arief Rohman mengapresiasi LDII atas kontribusinya dalam mengembangkan sorgum. Ia melihat sorgum sebagai tanaman yang multifungsi, baik biji maupun batangnya yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sangat relevan dengan potensi peternakan Blora.

Tinggalkan Balasan