“Masa atasannya di lecehkan mereka (SatpolPP) diem aja, saya masyarakat sipil dan asli putra daerahb geram peraturan bupati saya diinjak – injak masa PolPP ngga, ada apa ini,” kata Harsono Geram.
Harsono menilai, penegakan peraturan oleh satpolPP Kabupaten Tangerang Tajam keatas tumpul kebawah sehingga menimbulkan persepsi negatif dan membuat kepercayaan masyarakat kepada para pegenak perda semakin terjun bebas.
“Beraninya sama kelas teri seperti wisata lendir yang dibilangan Pasarkemis, atau Billiard kecil yang Cikupa kenapa satpolPP ngga berani sama yang di Gading ?, apa karana ada setoran gede disana ?,” tanya Harsono.
Dengan demikian, ia mendesak satpolPP untuk segera menyegel dan menutup beberapa lokasi hiburan malam diwilayah gading Serpong yang diduga tetap beroperasi selama bulan suci Ramadhan.
“Bupati udah bener bikin surat edaran itu, tinggal bagaimana satpolPP bisa memastikan SE itu bisa dipatuhi oleh pengelola hiburan malam di Gading,” ungkap Harsono.
Sebelumnya, Sekjen DPD KNPI Kabupaten Tangerang Jaenal Abidin meminta pengusaha hiburan malam segera menghentikan sementara kegiatan usaha selama Ramadhan.
“Kami meminta agar Satpol PP tegas dan menertibkan tempat hiburan yang melanggar ketentuan selama bulan suci ramadhan,” ucap Bung Monok, sapaan beken Jaenal Abidin.








