Kita berharap agar ada kemajuan, dan ini juga dalam rangka untuk mengupayakan perilaku hidup bersih dan sehat yang selanjutnya nanti untuk menurunkan angka kesakitan, dan juga sekaligus untuk meningkatkan taraf hidup atau angka harapan hidup Kabupaten Bungo ke depannya. Harapan kita semoga masyarakat Kabupaten Bungo pada khususnya dapat mewujudkan ini bersama-sama dan bisa lebih meningkatkan kemandiriannya dalam mengelola kesehatannya masing-masing,”pungkas Safaruddin.
Sedangkan Bupati Bungo melalui Asisten I Zulfadli mengatakan hari ini membuka deklarasi ODF untuk 27 Dusun di Kabupaten Bungo untuk pola hidup sehat.
“Ini perlu kita galakkan termasuk Stop Buang Air Besar Sembarangan, Alhamdulillah untuk Kabupaten Bungo Buang Air Besar (BAB) bisa kita katakan tidak ada lagi,”kata Zulpadli.
Jadi program Dinas Kesehatan Bungo ini mengundang 7 Kecamatan termasuk Datuk Rionya untuk sosialisasi ke Dusun Dusun agar menyampaikan kepada warga agar jangan BAB sembarangan.
Kabupaten Bungo sudah 97 persen ODF atau SBS Stop Buang Air Besar Sembarangan. Selama ini masyarakat kita di Dusun Dusun berasumsi cukup buang air besar di jamban atau di tepian mandi . Namun dengan program Pemerintah ini ditiadakan lagi, jadi BAB sembarangan tidak ada lagi sesuai dengan program Dinas Kesehatan Propinsi Jambi dimana mereka mengatakan bahwa di Kabupaten Bungo masih ada 27 Dusun yang akan kita galakkan,”pungkas Zulpadli. (is)













