“Saya adalah pelaku pariwisata dan dosen dibidang pariwisata juga. Untuk memajukan pariwisata kedepannya, dibutuhkan konsep yang matang serta regulasi yang mengaturnya. Jika diperkenankan, bila saya diizinkan maju menjadi calon wakil walikota dan entah siapapun esok yang menjadi calon walikotanya, mari kita bersama-sama membangun Jogja kembali untuk lebih sejahtera.”
“Kalau sektor perekonomian pariwisata maju, tentu kesenjangan sosial tidak lagi terjadi di beberapa daerah kelurahan atau Kemantren di Jogjakarta. Angka kemiskinan bisa ditekan, dengan majunya pariwisata yang tertata. Artinya mau dibawa kemana pariwisata kita di Jogja, ini pekerjaan rumah bagi calon walikotanya dan wakilnya,” Kata Ariyanto.
AdvertisementScroll kebawah untuk lihat berita lainnya.
Masih kata Ariyanto, persoalan sampah dan pengangguran juga menjadi PR utama di kota Yogyakarta.
“Sampah adalah masalah yang harus tuntas dimasa pemerintahan terpilih tahun ini, konsep penyelesaiannya terletak di kebijakan dan penegakan perda. Selain fasilitas penampungan dibutuhkan areal lahan yang harus diperluas, dan instrumen pengolahan sampah yang bagus. Sehingga anggaran pendapatan dan belanja daerah tidak terbuang cuma-cuma hanya untuk penuntasan masalah sampah,” Bebernya.
“Soal pengangguran, saya memikirkan perlunya bantuan pemerintah seperti menjamin setiap orangtua anak anak kita di Jogja, bisa mengajukan anaknya bekerja di luar negeri. Seperti kapal pesiar, pemerintah kota akan bekerja sama dengan sektor keuangan seperti bank, untuk meminjamkan dana untuk pembelian tiket pesawat,” Pungkasnya.
(Simon)












