Daerah

DPW Partai Gelora Indonesia Sultra Lakukan Vaksinasi Massal Bersama Kader

734
×

DPW Partai Gelora Indonesia Sultra Lakukan Vaksinasi Massal Bersama Kader

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KENDARI/SULTRA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Sulawesi Tenggara, Tumaruddin Melalukan Vaksinasi Massal Bersama Seluruh Kader Partai Gelora Indonesia di salah satu Puskesmas Poasia, Sabtu (10/7).

“Tumaruddin mengetaskan, bahwa telah terbit Surat Edaran Nomor: 123/EDR/DPN-GLR/VII/2021 Tentang Partisipasi Dalam Program Vaksinasi yang ditekennya pada Selasa (6/7/2021), kepada 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gelora Indonesia yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta.

Tumaruddin juga meminta seluruh kader partai gelora indonesia yang ada di 17 kabupaten untuk membuka komunikasi dengan Institusi Kepolisian dan Rumah Sakit setempat yang memungkinkan dilakukan kerjasama program vaksinasi massal.

Kepada seluruh jajaran Fungsionaris dan Anggota agar disiplin dalam penerapan protokol kesehatan, khususnya 3M (memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) terutama untuk kegiatan yang bersifat langsung dan tatap muka, ujarnya.

Tumaruddin berharap surat edaran yang ditertibkan oleh Ketua Umum mendapatkan perhatian dan dilaksanakan semaksimal mungkin oleh seluruh fungsionaris dan anggota partai gelora indonesia se sultra.

“Demikian surat edaran yang ditertibkan oleh Ketua Umum Partai Gelora Indonesia sampaikan untuk mendapat perhatian dan dilaksanakan semaksimal mungkin. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan dan kesembuhan kepada kita semua. Wassalamualaikum Wr. Wb.,” pungkas Tumaruddin.

Tamaruddin Menjeleskan, bahwa vaksin itu adalah produk saintifik, jadi sudah sepatutnya kita mengikuti saran dan rekomendasi para ahli kesehatan. Vaksin sebagai sebuah produk ilmiah tentu juga masih mengalami penelitian-penelitian dalam rangka penyempurnaan. Dan dalam hal efek samping produk, semua pasti masih ada kekurangan-kurangannya. Yg penting bagi kita adalah vaksin mampu memberi kita kekebalan tubuh dan bisa meminimalisir angka kematian.

“Semua bahan, obat, makanan sebelum di edarkan dan di konsumsi ada lembaga pengawasnya. Obat misalnya sebelum di pakai dalam pengobatan banyak tahap yg mesti di lalui. Mulai dari takaran dosis yg efektif, uji lab, uji pra klinik dan terakhir uji klinik. Lama sekali dan sangat hati-lama. Semua produk buatan manusia tdk ada yg sempurna, apalagi produk bahan kimia. Dan setahu saya selama kuliah di farmasi tdk pernah ada satu obat utk satu penyakit. Satu obat dengan banyak efek samping. Tapi orang tidak fokus pada efek sampingnya, mereka hanya fokus pada efek utk terapinya. Begitu juga dgn vaksin, masing2 orang beda perlakuannya, dan responnya pun belum tentu sama karena kondisi masing-masing orang beda.Tentu sesuatu kebaikan jika vaksin ini cepat di temukan dan cepat di gunakan walaupun belum sempurna karena masih kondisi darurat. “ucapnya Tumaruddin. (Nandha/87).

Tinggalkan Balasan