Daerah

Jelang Hari Raya, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Bali Gelar Pasar Murah

166
×

Jelang Hari Raya, Bank Indonesia dan TPID Provinsi Bali Gelar Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia bersama PTID Provinsi Bali Gelar Pasar murah di depan kantor Gubernur Bali. Minggu, (25/2/2024). Foto: Ist
Bank Indonesia bersama PTID Provinsi Bali gelar pasar murah di depan kantor Gubernur Bali. Minggu, (25/2/2024). Foto: Ist

NASIONALXPOS.CO.ID, DENPASAR —Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali menyelenggarakan Pasar Murah dan Experience QRIS Canang Jegeg Rp1,- di depan Kantor Gubernur Bali. Minggu, (25/2/2024).

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan tersebut, diawali dengan Pencanangan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen “GENTA PATEN” di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali.

Rangkaian kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pj. Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Deputi Kepala Perwakilan dan Advisor Kantor Perwakilan Bank Indoensia Provinsi Bali, Direktur Utama BPD Bali, Bulog Divisi Regional Bali, serta Pimpinan Perangkat Daerah yang tergabung dalam TPID Provinsi Bali.

BACA JUGA :  Dewan Asal Pantura Tegaskan Persoalan Tanah di Wilayahnya Selesai

Pasar murah yang diselenggarakan pada kegiatan car free day ini diikuti oleh 30 pedagang yang menyediakan komoditas pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, olahan daging, telur, sayur mayur, bawang, cabai, buah-buahan, canang sari, dan gas elpiji.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bali, G.A Diah Utari menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan pasar murah kali ini, Bank Indonesia Bali turut mendukung penyediaan komoditas canang sari yang diselaraskan dengan sosialisasi dan implementasi alat pembayaran digital, yaitu QRIS.

“Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali telah menyiapkan experience QRIS Rp1,- untuk 1.000 paket canang sari yang dapat diperoleh masyarakat dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Hal ini merupakan wujud akulturasi dari digitalisasi dengan budaya di Bali,” terang Diah Utari

Sementara Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Butet Linda H. Panjaitan menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini juga menjadi wadah experience QRIS bagi masyarakat Bali dalam merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Melalui pasar murah ini, masyarakat diajak untuk dapat melakukan experience QRIS Rp1,- sehingga dapat merasakan manfaat QRIS sebagai alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman dan handal.

BACA JUGA :  Tanggul Sungai Cibaganjing Jebol, Ratusan Rumah Tergenang Air

Akseptasi kanal pembayaran QRIS di Provinsi Bali terus tumbuh secara signifikan, hal ini terlihat dari bertambahnya jumlah merchant QRIS di Bali pada Januari 2024 yang mencapai 793.134 merchant atau tumbuh 30,0% (yoy) dibandingkan Januari 2023.

BACA JUGA :  Layani Penukaran Uang di Hari Raya Idul Fitri, BI Provinsi Bali Libatkan 29 Bank Umum

Jumlah pengguna QRIS di Bali pada Januari 2024 juga sudah menembus 1 juta pengguna atau tumbuh 58,5% (yoy) dari Januari 2023. Jumlah transaksi QRIS pada Januari 2024 di Provinsi Bali juga meningkat signifikan hingga mencapai 21,7 juta transaksi atau tumbuh 636,9% yoy. Dari sisi nominal, volume transaksi QRIS pada Januari 2024 di Provinsi Bali mencapai Rp2 trilliun atau tumbuh 390,5% (yoy).

Pelaksanaan pasar murah dan experience QRIS canang jegeg Rp1,- ini diharapkan dapat mendorong perluasan akseptasi QRIS di Provinsi Bali dan dapat terus memberikan peran positif bagi perputaran ekonomi Bali. (Tik/tim)