Daerah

Kapolres Metro Tangerang Kota Didampingi Dandim 0510/TRS Bantu Korban Angin Puting Beliung

535
×

Kapolres Metro Tangerang Kota Didampingi Dandim 0510/TRS Bantu Korban Angin Puting Beliung

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonijiu De Fatima, Kasubag Humas Kompol Abdurachim, bersama Dandim 0510/TRS, Letkol Inf Bangun siregar, Koramil 10/SPT Kapten Inf Agus Halim Siregar dan Kapolsek Pakuhaji AKP Dodi Abdurohim, PJ Kades Rawa Boni dan beserta jajaran kunjungi dan memberikan bantuan kepada musibah angin puting beliung rumah roboh.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonijiu De Fatima menyampaikan kami datang ke kp Rawaboni Desa Rawa Boni kecamatan pakuhaji ini yang dimana masyarakat mengalami musibah angin puting beliung rumah roboh, peristiwa tersebut pada Senin (1/2/21) lalu.

BACA JUGA :  Korp Raport Masuk dan Pindah Satuan, Dandim 0510/Trs: Tingkatkan Loyalitas

“Kami membawa beberapa bahan matrial bangunan semen pasir, pakaian serta sembako untuk diberikan kepada masyarakat dan meringankan masyarakat yang mengalami musibah,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes pol Deonijiu De Fatima. Kamis (4/2/21).

BACA JUGA :  Peringatan Hari Juang Kartika, Dandim 0510/Trs Bertemu Pak Herman

Saat ini rumah yang mengalami musibah ada 41 unit, namun yang roboh hancur ada 3 rumah.

“Bahan matrial bangunan sudah disiapkan nanti akan dipantau oleh Kapolsek, camat serta Danramil dalam rangka melakukan pembangunan secepat mungkin. Namun dibantu dengan warga dan keluarga yang mengalami musibah agar bisa secepatnya mereka bisa menempati rumah ini,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Butur Tinjau Vaksinasi Massal, Warga Tetap Patuhi Prokes Covid-19

Sementara, Masih (60) salah satu korban musibah angin puting beliung yang rumahnya roboh ini mengucapkan terimakasih buat Bapak Kapolres sudah memberikan bantuan bahan matrial bangunan, pakaian dan sembako.

“Saya ucapkan terimakasih buat Bapak Kapolres atas bantuannya dan secepatnya rumah saya bisa kebangun kembali dan bisa dihuni,” pungkasnya. (Red)