Peristiwa

Kontroversi Kematian Almarhum Basuki di Proyek Pamsimas

1665
×

Kontroversi Kematian Almarhum Basuki di Proyek Pamsimas

Sebarkan artikel ini

Menariknya, saat melayat di rumah korban, seorang tokoh masyarakat mengaku melihat oknum pemerintahan desa membawa surat pernyataan untuk ditandatangani oleh keluarga almarhum.

“Ketika salah satu famili korban ingin membaca isi surat itu, secara tiba-tiba dirampas. Ini menambah dugaan adanya upaya penutupan fakta,” jelasnya.

Kepala Desa Perning, Muhammad Dedi Setiawan, saat dikonfirmasi pada 26 November 2024, menyatakan bahwa peristiwa tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan dan bahwa pihak keluarga telah menerima keadaan tersebut.

“Kami melaporkan hal ini kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas, dan mereka telah menyaksikan pernyataan tersebut,” katanya.

Dedi juga mengajak media untuk tidak memberitakan kasus ini lebih lanjut.

“Ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Kami tidak mencari keuntungan dari proyek ini, melainkan untuk mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak terkait seperti Karnoto selaku Kasun Sidogede, Dadang ketua Pokmas, dan Pendamping Pamsimas belum berhasil dihubungi untuk memberikan komentar lebih lanjut.

 

Pewarta: Agung Ch.

Tinggalkan Balasan