Scroll Untuk Baca Berita
Daerah

Mustofa, HSN Jadikan Momentum Meneladani Perjuangan Para Santri

416
×

Mustofa, HSN Jadikan Momentum Meneladani Perjuangan Para Santri

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA, – Mustofa Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora, jadikan momentum Hari Santri Nasional (HSN) untuk meneladani perjuangan santri sebagai pahlawan nasional dan salah satu komponen yang ikut memerdekakan NKRI.

“Secara historis Hari Santri Nasional merujuk pada peristiwa Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945 yang kemudian melahirkan Hari Pahlawan pada 10 November,” beber Politis Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Ia menerangkan, peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober, berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 tahun 2015 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo di Masjid Istiqlal Jakarta.

BACA JUGA :  Bunda Ainia, Kecamatan Todanan Jadi Pelopor Seminar ESQ

Tanggal 22 Oktober dipilih sebagai Hari Santri Nasional karena mengingatkan pada Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama yang dicetuskan oleh Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari. Resolusi Jihad ditandatangani pada 22 Oktober 1945.

BACA JUGA :  3 Tersangka Penganiayaan Diamankan Tim Resmob Polres Bitung 

“Jadi tanggal tersebut akan mengingatkan pada perjuangan para santri saat mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” kata Mustofa, saat dikonfirmasi NASIONALXPOS.CO.ID, usai menghadiri Istighotsah Akbar di Gedung MWC NU Todanan, Sabtu (21/10/2023).

Maka dari itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Blora agar peringatan HSN ini, dijadikan momentum untuk meneladani perjuangan para santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

BACA JUGA :  Kapolda Bali Hadiri HUT Korps Pegawai Republik Indonesia ke 51 di Gedung PRG

“Mari kita berbenah untuk saling menjaga talisilaturahmi satu dengan yang lain. Dan saya berharap Hari Santri Nasional sebagai momentum menempatkan diri untuk berdayaguna sebab santri saat ini dihadapkan pada situasi yang lebih berat dengan adanya perubahan global yang masif,” tutupnya. (Riyan)