Daerah

Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kapolri Apresiasi Penanganan ASDP

213
×

Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Gilimanuk, Kapolri Apresiasi Penanganan ASDP

Sebarkan artikel ini
Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, dan Kapolda Bali Irjen Pol Ida Bagus Kadek Putra Narendra saat meninjau arus mudik Idul Fitri 1445 H di Pelabuhan Gilimanuk. Kamis, (4/4/2024). Foto: Tika

NASIONALXPOS.CO.ID, GILIMANUK  – Di H-6 Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, kamis (4/4/2024) meninjau kesiapan jajarannya dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2024/1445 H di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali.

Kapolri dan rombongan tiba di Pelabuhan Gilimanuk, didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolda Bali, Irjen Pol Ida Bagus Kade Putra Narendra.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Setibanya di pelabuhan Gilimanuk, Kapolri langsung menggelar rapat untuk mendengarkan paparan dari Dirut ASPD Indonesia Ferry Ira Puspadewi mengenai kesiapan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk.

BACA JUGA :  Hadiri Gebyar Ekspor, Kapolri Tegaskan Kawal Seluruh Strategi Wujudkan Ketahanan Pangan

Sebelum mendengarkan pemaparan dari Dirut PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, Kapolri menyempatkan diri melakukan pemantauan melalui udara dengan menggunakan Helikopter, di mana pelabuhan Gilimanuk merupakan pelabuhan penyeberangan penghubung Pulau Bali dengan Pulau Jawa.

“ASDP sudah dengan cepat melakukan evaluasi untuk mempersiapkan potensi arus mudik dan balik yang memang tahun ini ada peningkatan. Beberapa perbaikan yang saya kira dapat membantu mulai dari penambahan dermaga, pendalaman terhadap beberapa wilayah yang dangkal sehingga kapal besar bisa merapat, penambahan power sun, dan juga pengaturan terkait penjualan tiket akan menjadi hal yang bagus hingga masyarakat akan terbebas dari potensi penjualan tiket liar,” ujar Listyo Sigit dalam press conference bersama media.

Sementara Menhub Budi menegaskan bahwa pada arus mudik H-2 dan arus balik. Truk-truk besar bermuatan berat untuk sementara dihentikan operasionalnya.