“PDAM Tirtamarta merupakan lini layanan yang strategis untuk memenuhi kebutuhan air bersih di perkotaan,” ujar Singgih Raharjo.
Pj Walikota Yogyakarta juga mendorong PDAM Tirtamarta mampu menyediakan air sehat secara merata di perkotaan, karena masifnya pencemaran di kota air bersih saja tidak cukup tanpa ditopang air yang sehat.
Masih sebut Singgih Raharjo, meski PDAM Tirtamarta tanpa kompetitor di Kota Yogyakarta namun jika kurang maksimal dalam penyediaan air bersih dan sehat maka PDAM Tirtamarta dapat ditinggalkan masyarakat.
Untuk itu, ia menekankan agar kreatifitas, improfisasi dan inovasi layanan harus diimplementasikan sehingga kehadiran PDAM Tirtamarta dapat dirasakan oleh masyarakat.
“Pemerintah dan DPRD Kota Yogyakarta akan mendukung berbagai upaya inovasi dan peremajaan yang dilakukan PDAM Tirtamarta,” Tandas Singgih Raharjo.
Diketahui PDAM Tirtamarta terbentuk pada 1 Januari 1926, bukan 1 Agustus 1918 yang sebelumnya dilakukan riset sejarah oleh tim riset dari UGM.







