DaerahPemerintahan

Pembangunan Rabat Beton Simpang Cubarengkok – Situregen Diduga Asal Jadi

1870
×

Pembangunan Rabat Beton Simpang Cubarengkok – Situregen Diduga Asal Jadi

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, LEBAK – Pembangunan Rabat Beton jalan Situregen – Simpang Cibarengkok Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak di duga asal jadi pasalnya jalan tersebut baru saja di bangun dan sama sekali belum pernah di lintasi kendaraan roda empat, tapi kondisi jalannya sudah banyak kerusakan, baik disisi jalan maupun di bagian tengah. Senin (21/6/2021).

Tonton juga Video : Diduga Proyek Siluman Muncul Diwilayah Kelurahan Mauk Timur

Pembangunan yang di kerjakan oleh PT. Tiga Perkasa dengan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021 dengan nilai kontrak Rp.4.974.673.000, di nilai tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Hal ini menjadi sorotan dari kalangan aktivis di wilayah Kabupaten Lebak bagian Selatan, salah satunya Didin Muztahidin, Ketua Koordinator wilayah selatan LSM Reformasi Jaringan Masyarakat (RAJAM) pada saat di jumpai Nasionalxpos.co.id, Selasa (22/06/2021) dirinya mengatakan, pembangunan jalan dengan kontruksi rabat beton di simpang Cibarengkok – Situregen belum lama pengerjaan, tapi kerusakan pada setiap titik jalan sudah banyak terlihat, Seperti telihat di titik Kampung Babakan Buah Desa Situregen, keretakan terjadi pada badan jalan bagian atas, samping, bahkan ada yang sampai ke bagian lapisan bawah badan jalan, bagian atas badan jalan sudah terkelupas, kerikil-kerikil sudah tidak terbungkus dengan coran, ini jelas menunjukan bahwa pembangunan Rabat beton tersebut di bangun asal jadi, dan sama sekali tidak ada kwalitas pekerjaannya, jangan asal ada bukti pekerjaannya saja tapi mutu dan kwalitas pekerjaannya tidak ada, “ente selaku pemborong enak selesai pekerjaan kemudian dapat keuntungan dari pekerjaan tersebut lalu pergi, tapi masyarakat selaku pengguna manfaat dari pembangunan jalan tersebut justru di terancam keselamatannya, akibat jalan yang rusak, untuk apa ada pembangunan jika malah mengancam keselamatan, apalagi jalan yang di bangun dengan rabat beton akan lebih beresiko, retak apalagi sampai pecah betonisasinya maka ancaman bagi masyarakat yang melintas, menggunakan kendaraan, lengah dikit maka terpelosok, ancamannya kehilangan nyawa atau cacat seumur hidup, jika ini terjadi apa pemborong atau juga Dinas Pemerintah akan peduli dan bertanggung jawab, saya berharap Dinas PUPR Kabupaten Lebak selaku leading sector harus segera bertindak tegas, jangan diam saja sampai menunggu ada korban masyarakat pengguna jalan.” Terangnya.

Maman. SP. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, ketika dikonfirmasi Nasionalxpos.co.id mengatakan, pihaknya sama sekali belum mengetahui hal ini jika benar kejadiannya sepertinya itu maka saya akan segera memanggil pelaksana proyek dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk segera menindak lanjutinya, saya ucapkan terimakasih atas  informasinya, masalah ini akan saya jadikan bahan evaluasi,” Jawab Maman Singkat.

Sementara Hamdan Soleh Kepala Pemeliharaan dan Pembangunan jalan Dann Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Lebak, ketika dihubungi Nasionalxpos.co.id menjelaskan, bahwa Dinas PUPR sudah menegur pihak pelaksana untuk segera memeperbaiki kerusakan jalan rabat beton Situregen – simpang Cibarengkok, namun saya tidak merinci metode perbaikan yang harus dilakukan Rekanan sudah kita tegur dan di intruksikan untuk segera memperbaiki jalan tersebut ” jawab Hamdan singkat.(Slt)

Tinggalkan Balasan