“Infrastruktur sangat tidak memadai, sudahkah jalan kita memadai?, sudahkah rest area kita memadai?, misalnya dari Kuta ke Ubud apakah infrastruktur kita memadai, tidak ada. itu yang sangat penting kenapa saya bandingkan dengan Singapura walaupun jauh yang kita ambil. Prinsipnya, Singapura itu turisnya sudah mencapai 15 juta tetapi tidak pernah orang bicara over tourism di sana, karena infrastrukturnya yang bagus,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan Ida Pandita, selain infrastruktur yang perlu dibenahi, jenis wisatawan juga perlu diperhatikan dengan mendatangkan wisatawan yang berkualitas. (Tik)








