Daerah

PERUMDAM TKR Kupas Strategi Tata Kelola Air Bersih di Forum Indowater Expo 2025

74
×

PERUMDAM TKR Kupas Strategi Tata Kelola Air Bersih di Forum Indowater Expo 2025

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Forum Rembuk Interaktif Indowater Expo 2025 kembali menjadi sorotan publik di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jumat (15/8/2025). Salah satu sesi menarik datang dari Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang yang mengupas strategi tata kelola air bersih menghadapi tantangan perubahan iklim.

Acara ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Dewi Chomistriana, yang menekankan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menjawab isu krisis air bersih nasional.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Dalam paparannya, Dewi Chomistriana menyebut bahwa Indonesia menghadapi ketidakseimbangan antara kebutuhan dan ketersediaan air. Berdasarkan analisis 2024, kebutuhan air mencapai 474 m³/detik, sementara ketersediaannya hanya 253 m³/detik. Artinya terdapat defisit hingga 221 m³/detik.

“Kita menghadapi tantangan global mulai dari kekeringan, intrusi air laut, hingga degradasi kualitas air. Pemerintah berkomitmen pada prinsip 4K: Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan. Upaya konservasi dan pembangunan infrastruktur seperti SPAM, waduk, dan embung menjadi solusi jangka panjang,” jelasnya.

Direktur Utama PERUMDAM TKR, Sofyan, menegaskan bahwa perubahan iklim menjadi isu utama dalam tata kelola air bersih. Untuk itu, pihaknya mendorong Rencana Aksi Daerah (Adaptasi Perubahan Iklim) dengan fokus pada efisiensi, digitalisasi pelanggan, serta perbaikan struktur organisasi.

“Digitalisasi pelanggan adalah langkah penting meski penuh tantangan. Dengan sistem yang lebih modern, pengelolaan air bersih dari hulu ke hilir bisa lebih efektif,” kata Sofyan.

Ia juga menyoroti perlunya profesionalisasi manajemen. “Kami mendorong agar direktur yang ditempatkan benar-benar memahami bidang air, sehingga tata kelola lebih optimal,” tambahnya.

Sofyan memaparkan fakta menarik: hingga kini masih ada 79 PDAM yang belum bertransformasi menjadi PERUMDAM, dan dari seluruh PDAM di Indonesia, hanya 32 PDAM yang memiliki lebih dari 100 ribu pelanggan.

Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada PDAM besar, tetapi juga memberikan dukungan kepada PDAM kecil. “Jika PDAM kecil didampingi dari sisi manajemen dan SDM, mereka bisa jadi model keberhasilan yang dapat direplikasi di daerah lain,” tegasnya.

Forum Indowater Expo 2025 menjadi momentum penting untuk membangun kolaborasi multipihak. Ketersediaan air baku bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan daerah, perusahaan daerah, hingga masyarakat.

Dengan semangat adaptasi dan inovasi, PERUMDAM TKR menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang dan menjadi role model nasional dalam tata kelola air bersih di era perubahan iklim. (Red)

Tinggalkan Balasan