“Kami sering menemukan orang tua yang merasa tak mampu lalu berhenti belajar. Akibatnya, tidak sedikit yang justru dikelabui anaknya sendiri. Kami mengajak orang tua bergabung dalam semangat No Gaptek-Gaptek Club,” ujarnya.

Taufiq juga mengkritisi kebiasaan memberikan gawai tanpa batasan waktu demi menenangkan anak, terutama untuk konsumsi video pendek. Berdasarkan berbagai penelitian, kebiasaan tersebut berpotensi berdampak negatif pada kemampuan fokus dan kesehatan mental anak dalam jangka panjang.













