Scroll Untuk Baca Berita
Daerah

Soft Opening Hala Middle East Inspired Food, Tawarkan Menu Citarasa Timur Tengah

1906
×

Soft Opening Hala Middle East Inspired Food, Tawarkan Menu Citarasa Timur Tengah

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BADUNG —Salah satu Brand Frontera Hospitality Service dengan nama Hala Middle East Inspired Food, Senin, (13/11/2023) pukul 10.30 Wita menggelar soft opening bernuansa Timur Tengah yang berada di Jalan Umalas II nomor 85, Kerobokan, Badung, Bali.

Kegiatan acara soft opening Hala Middle East Inspired Food ini dihadiri langsung oleh Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus M. Latif, Irdam IX/Udayana Brigjen TNI Tatan Ardianto, Kasiter Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Hari Sandhi Chrishandoko, Tantowi Yahya, serta para tamu undangan dan awak media baik cetak, elektronik, maupun Online.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Director of Sales (Dos) Lopodo Cafe & Catering, Chika, salah satu Brand dari PT Frontera Hospitality Service menyampaikan di hadapan awak media bahwa, Hala Middle East Inspired Food bersertifikasi Halal dengan hidangan makanan didominasi citarasa Timur Tengah.

“Untuk Hala sendiri konsep dari awal memang Middle East Inspired Food, artinya makanan-makanan yang didominasi oleh makanan dari Timur Tengah seperti, kebab, shawarma rasa khas Timur Tengah, dan pizza bernama pide dengan topping shawarma beef maupun shawarma chicken yang pasti dengan citarasa Timur Tengah,” ucap Chika.

Senada dengan Chika, Direktur Frontera Hospitality Service, I Gede Adhi Sparsa mengatakan bahwa,

“Hala Middle East Inspired Food restaurant merupakan outlet perdana kami, jadi seperti yang dikatakan bu Chika memang kami bergerak di bidang Food & Beverage, khususnya ke Middle East untuk menunya,” ujar Adi.

Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus M. Latif (kiri) bersama Tantowi Yahya (kanan) saat Soft opening Hala Middle East Inspired Food.
Foto: uchan

Sementara Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus M. Latif mengatakan sangat mengapresiasi citarasa makanan bernuansa Timur Tengah, ketika mencoba beberapa varian makanan di Hala Middle East.

“Tadi kita sudah mencoba beberapa makanan, untuk menu makanannya sangat enak dengan berbagai macam variasi. Dan ini juga merupakan salah satu alternatif makanan halal yang ada di Bali. Sementara banyak sekali turis dari Timur Tengah yang datang ke Bali, ini juga dapat menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang bisa mereka kunjungi, Bukan saja hanya dari kalangan turis Timur Tengah, akan tetapi dapat dikunjungi untuk semua turis lokal maupun mancanegara lainnya,” ucap Agus kepada media Nasionalxpos.co.id

Presiden Direktur Premier Group Caroline Santy Sandriany saat pemotongan tumpeng soft opening Hala Middle East Inspired Food.
Foto: uchan

Presiden Direktur Frontera Hospitality Service sekaligus Presiden Direktur Premier Group yang merupakan perusahaan Holding terkemuka di Bali Caroline Santy Sandriany saat diwawancarai mengatakan bahwa Hala Middle East Food ini merupakan outlet perdana di Bali.

“Hari ini kita membuka Hala Middle East Food Bali yang merupakan outlet pertama kita buka di Jalan Umalas II, Nomor 85 Kerobokan, Bali sebagai outlet perdana yang tujuan dan visinya ke depan untuk dapat dibuka di kota-kota lainnya di Indonesia. Karena kita menampilkan Hala Middle East yang juga sudah familiar dengan pangsa pasar domestik untuk makanan Middle East dan banyak diterima bahkan oleh kalangan western sekalipun, karena sangat mudah dibawa seperti makanan To Go, salah satunya Kebab dan lain sebagainya. Terkait harga sudah dipastikan sangat kompetitif dibandingkan tempat lainnya dengan kualitas. Salah satu contoh beef Shawarma kita gunakan dari beef tenderloin Australia yang pastinya Halal,” beber Caroline.

Ada yang menarik di Lantai 2 saat soft opening Hala Middle East berlangsung, pasalnya, soft opening tersebut bertepatan dengan hari Ulang Tahun Presiden Direktur Premier Group Caroline Santi Sandriany yang dirayakan secara sederhana dengan seluruh staf dan karyawan juga rekan bisnis yang hadir. (Uchan)

BACA JUGA :  DPD RI Asal Sulawesi Tenggara Sepekat Provinsi Kepton Ikut di Mekarkan Bersama Papua