Nasional

Suriyanto PD: Jangan mengatasnamakan rakyat untuk kepentingan kelompok!

2273
×

Suriyanto PD: Jangan mengatasnamakan rakyat untuk kepentingan kelompok!

Sebarkan artikel ini
IMG 20221115 WA0077

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA -Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengeluarkan siaran pers, yang menentang pelaksanaan G20 yang berlangsung di Bali 15-16 November 2022. Bahkan dalam rilisnya YLBHI mengatakan, lawan solusi palsu G20, rebut keadilan, dan kedaulatan rakyat.

Menurut pakar hukum dan dosen salah satu universitas di Jakarta, Dr. Suriyanto PD, SH, MH, pernyataan YLBHI tidak mencerminkan nilai-nilai demokrasi yang sehat, dan memprovokasi serta menentang pelaksanaan KTT G20 di Bali.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Suriyanto mengecam segala bentuk upaya yang berusaha untuk menggagalkan pelaksanaan KTT G20 Bali. Menurut Suriyanto, sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, seharusnya memberi ruang bagi kepala-kepala negara maupun delegasi yang hadir dalam KTT G20 untuk merumuskan dan mencari solusi atas persoalan-persoalan dunia.

“Jangan mengatasnamakan demokrasi, jangan mengatasnamakan rakyat, hanya untuk kepentingan kelompok saja. Rakyat yang mana?” kata Suriyanto melalui keterangan di Jakarta, Selasa (15/11/2022).

IMG 20221106 WA0073 2
Foto: Ist

Diperhelatan G20 ini, kata Suriyanto, baru kelihatan wajah asli segelintir orang yang kerjanya merusak bangsa dengan provokasi menggunakan berbagai cara dengan mengkambing hitamkan atas nama rakyat Indonesia.

“Marilah kita berpikir jernih, serta dapat menempatkan demokrasi yang sebenarnya, tanpa ada unsur unsur negatif, dan harus kita dapat mengetahui ‘Siapa sebenarnya yang tidak paham Demokrasi, substansi berdemokrasi yang baik seharusnya saling menghormati sesama kepentingan umum, ingat suksesnya perhelatan dunia G20 di Bali juga dapat meningkatkan harkat hajat hidup masyarakat Indonesia.
Jangan mengatasnamakan kepentingan rakyat dengan mengkambing hitamkan pihak lain,” tuturnya. (Uchan)

Tinggalkan Balasan