Peristiwa

Terekam CCTV, Seorang Pekerja PT Power Block Indonesia di Jawilan Tewas Tertabrak Forklipt

1065
×

Terekam CCTV, Seorang Pekerja PT Power Block Indonesia di Jawilan Tewas Tertabrak Forklipt

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Seorang pekerja asal Desa Panamping, Kecamatan Bandung, tewas terseret forklift, peristiwa ini sempat terekam CCTV pabrik.

Peristiwa naas itu terjadi di tempat korban bekerja di PT Power Block Indonesia (PT PBI) yang berlokasi di Jalan Raya Cikande – Rangkasbitung Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Provinsi Banten.

Advertisement

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat korban detik-detik tertabrak dari depan oleh mobil forklift yang dikemudikan rekan kerjanya.

BACA JUGA :  Peduli Bencana Mitra, Organisasi Muda Charaka Salurkan Paket Sembako Pada Korban Banjir

Korban bernama Entong Sumriyadi (43) bekerja sebagai supir truck di PT PBI, Korban yang terseret forklift ini pun segera di bawa ke rumah sakit terdekat oleh pihak pabrik, Namun naas nyawanya tidak tertolong saat di perjalanan.

Pihak keluarga korban menyesalkan dengan keterangan dari perusahaan yang menyebutkan peristiwa itu murni kecelakaan.

Awak media sempat mendatangi rumah korban yang berlokasi di BTN Griya Junti Asrii, Desa Panamping (30/12/2022), diterima Nurdin (46) Paman Korban menceritakan fakta sebenarnya.

BACA JUGA :  Astagfirullah! Kakek Cabul, Gerayangi Korbannya di Masjid
CCTV di PT Power Block Indonesia Desa Kareo, terlihat saat korban berjalan diikuti Forklift yang berada dibelakang korban.

“Dari perusahaan itu tidak demikian, Saudara saya, Ponakan saya atau allmarhum sedang jalan di plan 3 mau ngambil mobil, jadi tergusur seolah di gusur gitu. Intinya bukan ngalihin, sedang jalan, Sedang jalan digusur forklip gitu intinya aja. Itu kejadian yang sebenarnya terjadi sesuai dengan fakta rekaman CCTV perusahaan ” ujar paman korban

BACA JUGA :  Musibah Odong-odong, Bupati Serang Berduka

Dikarenakan pihak perusahaan tidak memilki itikad baik kepda keluarga korban dan tetap menganggap bahwa kejadian yang merengut nyawa saudaranya itu hanya kecelakaan kerja saja , Keluarga berencana akan menempuh jalur hukum.

Sementara itu, awak media sudah berupaya konfirmasi lewat pesan singkat dengan menghubungi pihak Hrd (Doni-red) namun tidak di respon, bahkan awak media mendatangi perusahaan tersebut, melalui Security lagi lagi tidak bisa ditemui. (Syt)

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *