Peristiwa

Walikota Arief Angkat Suara Terkait Video Skandal Seks Diduga Oknum ASN Pemkot Tangerang

681
×

Walikota Arief Angkat Suara Terkait Video Skandal Seks Diduga Oknum ASN Pemkot Tangerang

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah angkat suara ihwal kabar video skandal diduga seorang wanita menggunakan seragam Pemkot Tangerang melakukan perbuatan tidak terpuji yang ramai di media sosial twitter.

Arief menyampaikan dirinya belum melihat informasi yang ramai tersebut, dimana mendapatkan cerita dari Kapolres Metro Tangerang Kota. Namun, kata Arief, pihak Polres Metro Tangerang Kota tengah melakukan penyidikan atas informasi yang ramai tersebut.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

BACA JUGA :

BACA JUGA :  Ketum LBH GAPTA Richard William Lapor Kasus Dugaan Ke Presiden RI

Video Skandal Seks Diduga Oknum ASN Pemkot Tangerang Beredar di Twitter

Namun dengan kejadian tersebut, ia telah berkoordinasi dengan jajaran BKPSDM untuk untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti sanksi kepegawaian telah menanti.

“Beliau (Kapolres) sedang melakukan penyidikan. Jadi kita hormati proses hukumnya, karena dari sisi Pemerintah Kota Tangerang itu tadi saya cek sama BKPSDM kalau yang bersangkutan betul melakukan tindakan yang tidak terpuji ada sanksi kepegawaiannya,” ujar Arief usai Upacara HUT kemerdekaan RI di Alun-alun Kota Tangerang, Kamis (17/08/2023).

Bahkan bila benar, Walikota sangat mengutuk perbuatan tak lazim tersebut.

“Ya (mengutuk), pastilah karena itu tidak terpuji. Sekarang biar dibuktikan dulu orangnya siapa, benar tidak dan lain sebagainya. Jadi kita hormati di proses kepolisian dan pak Kapolres juga sigap sudah koordinasi juga dengan tim Cyber sedang melakukan penyidikan,” tegasnya.

Dimana jika hal tersebut dilakukan digunakan oleh oknum yang menyalahgunakan seragam itu akan dituntut dan mempercayakan pengusutan kepada pihak kepolisian.

“Kita tuntut yang bersangkutan. Jadi ini masih sangka prasangka. Jadi kita berikan kepercayaan kepada polisi untuk melakukan penyidikan akan kasus peredaran video tak terpuji tersebut,” tukasnya.
(AciL/Red)