NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO — Komisi II DPRD Kabupaten Bungo melakukan kunjungan kerja ke tiga daerah, yakni DPRD Kota Bogor, DPRD Kota Depok, dan DPRD DKI Jakarta, pada 5–9 Juli 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Komisi II DPRD Bungo memperkuat fungsi pengawasan di bidang perekonomian dan keuangan, khususnya dalam mencari strategi baru untuk mengembangkan serta meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bungo.
Kegiatan diikuti jajaran anggota Komisi II bersama staf Sekretariat DPRD Kabupaten Bungo. Studi komparatif tersebut diarahkan untuk menggali kebijakan dan praktik terbaik yang telah diterapkan daerah lain dalam mendorong UMKM agar lebih berdaya saing.
Dari hasil kunjungan, Komisi II DPRD Bungo menemukan sejumlah kebijakan yang dinilai relevan untuk diterapkan di daerah.
Di Kota Bogor, perhatian DPRD diarahkan pada penguatan sumber daya manusia, regulasi ekonomi kreatif, hingga pengawasan terhadap program bantuan dan digitalisasi UMKM.
DPRD Kota Bogor melalui fungsi legislasi dan pengawasan mendorong peningkatan keterampilan pelaku UMKM agar mampu mengikuti perkembangan pasar. Selain itu, pembahasan regulasi ekonomi kreatif menjadi salah satu upaya menghadirkan payung hukum bagi pengembangan industri berbasis potensi dan kearifan lokal.
Pengawasan terhadap program pemerintah juga dilakukan untuk memastikan bantuan kepada pelaku usaha tepat sasaran, sekaligus mendorong UMKM memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha.
Sementara di Kota Depok, Komisi II DPRD Bungo mencermati kebijakan pengembangan UMKM yang menitikberatkan pada pembiayaan, legalitas usaha, sertifikasi halal, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), serta penciptaan wirausaha baru.
DPRD Kota Depok juga mendorong sinkronisasi kebijakan industri melalui Raperda Rencana Pembangunan Industri Kota. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat sekaligus melindungi keberadaan usaha mikro di tengah perkembangan industri.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah pemberian subsidi pembiayaan dan pendampingan bagi wirausaha baru, termasuk fasilitasi sertifikasi halal dan HAKI.
Komisi II DPRD Bungo juga melihat pentingnya mendorong produk UMKM lokal masuk ke dalam rantai pasok program strategis pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dari DKI Jakarta, Komisi II DPRD Bungo menyoroti pentingnya memastikan program pelatihan UMKM tidak berhenti setelah kegiatan selesai.
Melalui pembelajaran dari program Jakpreneur, salah satu poin yang dinilai penting adalah perlunya pelacakan terhadap perkembangan pelaku usaha setelah mengikuti pelatihan. Dengan demikian, pemerintah dapat mengetahui apakah pelatihan benar-benar menghasilkan peningkatan kapasitas dan pendapatan pelaku UMKM.
Selain itu, DPRD DKI Jakarta juga memberi perhatian terhadap pemerataan akses promosi. Pelaku usaha mikro dinilai perlu memperoleh kesempatan yang lebih adil untuk mendapatkan lokasi strategis dalam berbagai kegiatan pameran.
Efisiensi anggaran juga menjadi perhatian. Penggunaan anggaran untuk program UMKM diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan pelaku usaha.
Dukungan terhadap pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, dan HAKI juga dinilai penting agar UMKM semakin mudah berkembang dan memiliki daya saing.
Hasil kunjungan ke tiga daerah tersebut selanjutnya akan menjadi bahan Komisi II DPRD Bungo dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Komisi II DPRD Bungo berkomitmen mendorong kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi, legalitas usaha, sertifikasi produk hingga perluasan akses pasar.
Langkah tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai hasil studi banding, tetapi dapat diterjemahkan menjadi kebijakan konkret yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM di Kabupaten Bungo.
Dengan mengadopsi praktik baik dari Bogor, Depok, dan DKI Jakarta, pengembangan UMKM Bungo diharapkan semakin terarah, memiliki daya saing, serta mampu menembus pasar yang lebih luas. (fa)













