Daerah

Karhutla Tahura Batang Hari, Al Haris Siapkan Dua Waterbombing

0
×

Karhutla Tahura Batang Hari, Al Haris Siapkan Dua Waterbombing

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0017
Gubernur Jambi Al Haris saat meninjau langsung penanganan Karhutla di kawasan Tahura Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (4/9/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Gubernur Jambi Al Haris kembali turun langsung memantau penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Jumat (4/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan upaya pemadaman Karhutla berjalan maksimal, sekaligus mengantisipasi meluasnya kebakaran yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kualitas udara.

Dalam pemantauan di lokasi, Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah terus mengerahkan berbagai langkah untuk mengendalikan Karhutla, termasuk melalui operasi pemadaman dari udara menggunakan water bombing.

“Kita bekerja dengan 4 waterbombing, namun satunya masih maintenance. Nanti kalau sudah bagus akan kita minta di sini dua bekerja,” kata Al Haris.

Sebelumnya, kebakaran di kawasan Tahura Batang Hari dilaporkan telah menghanguskan sekitar enam hektare lahan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah karena Karhutla berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Selain mengoptimalkan pemadaman melalui udara, pemerintah juga telah menyiapkan opsi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut.

“Belum ada (Operasi Modifikasi Cuaca), tapi tim sudah menyiapkan. Kalau memang butuh akan kita lakukan OMC sebanyak 1 ton,” ujar Al Haris.

Gubernur Jambi juga meminta aparat terkait melakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

Menurutnya, tindakan pembakaran lahan secara tidak bertanggung jawab dapat memperburuk kondisi Karhutla dan memberikan dampak luas kepada masyarakat.

“Saya minta ini agar diselidiki, kita berharap masyarakat yang tidak bertanggung jawab atas kejadian ini kita periksa,” tegasnya.

Al Haris menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu menggunakan metode pembakaran ketika hendak membuka lahan. Pemerintah, kata dia, telah menyediakan program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) sebagai alternatif yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Kalau mau membuka hutan silakan, pemerintah mempunyai program Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB). Silakan diajukan,” tutup Al Haris.

Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong penanganan Karhutla secara terpadu, baik melalui pemadaman dari darat maupun udara, sekaligus meningkatkan upaya pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas. (fa)

Tinggalkan Balasan