Daerah

Bungo Jadi Pionir Manajemen Talenta ASN Jambi, Bupati Dedy Putra Raih Penghargaan BKN

8
×

Bungo Jadi Pionir Manajemen Talenta ASN Jambi, Bupati Dedy Putra Raih Penghargaan BKN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260906 WA0013 1

NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Kabupaten Bungo kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jambi. Pemerintah Kabupaten Bungo menjadi instansi pertama di Provinsi Jambi yang memperoleh persetujuan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Atas capaian tersebut, Bupati Bungo H. Dedy Putra menerima Piagam Penghargaan Pembangunan Manajemen Talenta dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung pada Kamis (3/9/2026) di Ballroom Amaris Hotel, Kabupaten Bungo. Capaian ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bungo dalam membangun sistem pengelolaan ASN yang lebih profesional, terukur, dan berbasis kompetensi.

Manajemen Talenta ASN menjadi salah satu langkah strategis dalam menentukan pengembangan talenta serta karier aparatur. Sistem tersebut juga diarahkan untuk mendukung mobilitas talenta sehingga penempatan dan pengembangan ASN dapat dilakukan berdasarkan kompetensi, kinerja, serta potensi yang dimiliki.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena Kabupaten Bungo juga dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Pembinaan Manajemen ASN se-Provinsi Jambi.

Kegiatan strategis itu dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, Gubernur Jambi Al Haris, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, serta Kepala Kantor Regional VII BKN Palembang Heni Sri Wahyuni.

Selain itu, turut hadir Bupati Kaur dari Provinsi Bengkulu serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Kepala BKN RI Prof. Zudan Arif Fakrulloh menekankan pentingnya percepatan transformasi birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, pola kerja dan pelayanan pemerintahan harus terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar semakin mudah, cepat, sederhana, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Prof. Zudan mengibaratkan perubahan tersebut seperti perkembangan transaksi keuangan yang sebelumnya menggunakan wesel pos, kemudian berkembang menjadi layanan perbankan digital yang dapat dilakukan secara cepat dan real-time.

“Pola kerja lama dengan durasi panjang dan jam kerja terbatas harus diubah menjadi mudah, sederhana, melayani, dan membahagiakan. Saat ini BKN telah menyediakan 47 jenis layanan kepegawaian yang sepenuhnya dapat diakses secara digital tanpa perlu hadir fisik,” ujar Prof. Zudan.

Ia juga menyampaikan tiga fokus utama berdasarkan hasil kesepakatan kerja sama tingkat Asia Tenggara dan Asia Timur melalui ASEAN Cooperation on Civil Service Matters (ACCSM). Ketiga fokus tersebut meliputi transformasi digital, inovasi tanpa biaya, serta penguatan integritas pelayanan.

Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan BKN RI kepada Kabupaten Bungo sebagai tuan rumah Rakor Pembinaan Manajemen ASN se-Provinsi Jambi.

Menurutnya, penghargaan sebagai instansi pertama di Provinsi Jambi yang memperoleh persetujuan penerapan Manajemen Talenta ASN merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Sebuah kehormatan besar bagi Kabupaten Bungo dipercaya menjadi tuan rumah Rakor ASN se-Provinsi Jambi, sekaligus menjadi instansi pertama di Jambi yang meraih persetujuan serta penghargaan penerapan Manajemen Talenta ini,” kata Bupati Dedy Putra.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Bungo untuk terus melakukan pembenahan birokrasi, mempercepat digitalisasi pelayanan, serta meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.

“Arahan dari Kepala BKN RI menjadi pemacu semangat bagi kami untuk terus membenahi birokrasi, mengakselerasi digitalisasi, dan mewujudkan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan menjadi daerah pertama di Provinsi Jambi yang memperoleh persetujuan penerapan Manajemen Talenta ASN, Kabupaten Bungo menunjukkan keseriusannya dalam mendorong tata kelola kepegawaian yang modern dan berbasis merit.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Bungo sebagai salah satu daerah yang berada di garis depan dalam transformasi manajemen ASN di Provinsi Jambi. Pemerintah daerah diharapkan dapat terus menjaga capaian tersebut melalui penerapan sistem yang konsisten, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan