NASIONALXPOS.CO.ID, CILACAP- Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kabupaten Cilacap, H. Saeful Hidayat menyampaikan bahwa pihak PSDA sudah melakukan beberapa upaya dan koordinasi dengan pihak BBWS Citandui dan BBWS Serayu Opak terkait bencana banjir di Kabupaten Cilacap. Hal tersebut dikatakanya Jumat, (20/11/2020).
Akibat Cilacap diguyur hujan dengan intesitas tinggi ada beberapa tanggul yang jebol dan mengakibatkan banjir. Salah satunya adalah jebolnya tanggul primer Cihaur BCH 32 di Desa Layansari Kecamatan Gandrungmangu.
“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWS Citanduy dan akan dilakukan penanganan darurat dengan mobilisasi alat berat untuk melakukan pemancangan Tural Dolken serta melakukan pengisian tanah untuk mempercepat penanganan bobolan tanggul, ” jelas Saeful.
Bahan yang digunakan untuk menangani tanggul yang jebol, digunakan karung kandi, Turap Dolekan dan Bis Beton untuk sifonya.
Lebih lanjut Saeful mengatakan, jebolnya tanggul bukan hanya di Gandrungmangu saja, di wilayah Kecamatan Karangpucung juga ada, yakni tebing sungai Ciraja Ciporos dan akan dilakukan penanganan daruray dengan memasang Bronjong, kata dia.
Untuk yang terjadi di sungai Cimeneng Kamulyan Bantarsari dengan bobolnya tanggul juga akan segera dilakukan penanganan darurat dengan menggunakan alat berat juga, guna memperbaiki tanggul yang jebol.














Respon (1)