Daerah

Alasan Pedagang Pasar Kutabumi Tolak Revitalisasi, Harga Kios Dipatok Ratusan Juta Rupiah

3272
×

Alasan Pedagang Pasar Kutabumi Tolak Revitalisasi, Harga Kios Dipatok Ratusan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Harga Kios yang ditawarkan perumda pasar yang dinilai tidak terjangkau menjadi alasan ratusan pedagang pasar kutabumi meminta pemerintah daerah kabupaten Tangerang meninjau kembali rencana revitalisasi.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun harga untuk satu unit kios berukuran 3 x 3 dipatok paling murah 207juta dan tertinggi berukuran 6 x 6 dipatok 1milyar lebih.

Kendati dapat dicicil selama 18 kali dengan uang muka minimal 40 %, para pedagang masih merasa keberatan dengan harga yang dipatok.

Bukan cuma itu, kekhawatiran akan sepinya pembeli lantaran tata letak tempat usaha yang dinilai rancu menjadi pertimbangan para pedagang mendesak Pemda Tangerang meninjau kembali rencana revitalisasi pasar Kotabumi.

“Tata letak yang sekarang aja cuma cukup buat makan, apalagi nanti yang harus membayar ratusan juta udah gitu letak kios kami yang berdagang pakaian ditaruh diatas sudah pasti akan tambah sepi,” ungkap salahseorang pedagang pasar yang enggan disebutkan namanya dengan pertimbangan keamanan kepada wartawan, Jumat (29/9/2023).

Menurutnya, pasca kerusuhan yang terjadi beberapa hari kebelakang menjadikan omset penjualan para pedagang terjun bebas lantaran para pembeli merasa khawatir akan kejadian kerusuhan susulan.

TONTON JUGA :

“Parah banget bang, ngga rusuh aja udah sepi ditambah lagi kemaren ada kerusuhan ya ancur-ancuran kita disini bang dagang,” jelas dia.

Ditempat terpisah, Rizky Affandy Koordinator Gerakan Sipil Tangerang Raya (GESTUR) menilai Perumda Niaga Kerta Raharja kurang lihai dalam melihat, memahami situasi dan kondisi pasar yang ada di kabupaten Tangerang.

“Mereka pedagang kecil yang baru saja atau mungkin tengah melakukan pemulihan pasca dihantam Covid, masa iya mereka harus kembali dibebankan biaya yang kami rasa itu memberatkan,” ungkap Rizky kepada Wartawan.

Menurut dia, para pedagang pasar Kutabumi telah melihat beberapa contoh pasar usai direvitalisasi di kabupaten Tangerang yang saat ini dinilainya kurang maksimal.

Tinggalkan Balasan