Nasional

Ancaman Dikeluarkan dan Pencabutan KJP, Orang Tua Siswa Lapor ke KPAI, Kepala Sekolah: Kemarin Cuma Gretak

619
×

Ancaman Dikeluarkan dan Pencabutan KJP, Orang Tua Siswa Lapor ke KPAI, Kepala Sekolah: Kemarin Cuma Gretak

Sebarkan artikel ini
IMG 20250416 WA0139 1

NASIONALXPOS.CO.ID, JAKARTA – Kontroversi di SDN Sungai Bambu 01, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terus bergulir setelah Kepala Sekolah Eva Fatmawati disebut sempat mengancam akan mengeluarkan siswa berinisial F dan mencabut manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) milik siswa tersebut. Ancaman tersebut muncul usai kasus perkelahian antar siswa kelas 3 yang memicu perhatian publik.

Pernyataan keras kepala sekolah yang menyebut bahwa F “tidak akan bisa sekolah di mana pun” jika kembali terlibat masalah serupa, serta kemungkinan pencabutan KJP, membuat orang tua F merasa tertekan dan memilih mengadukan kejadian tersebut ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kamis (17/4/2025).

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Saya sakit hati, anak saya selalu dibilang nakal oleh wali murid dan guru-guru, sampai akhirnya anak saya tidak ingin sekolah. Coba bang, masa anak kelas 3 SD selalu dibilang nakal oleh guru,” ujar sang ibu kepada wartawan. Ia berharap aduannya ke KPAI bisa memberikan perlindungan dan keadilan bagi anaknya.

Usai pengaduan ke KPAI, Kepala Sekolah Eva Fatmawati kembali memanggil orang tua F ke sekolah pada hari yang sama. Dalam pertemuan itu, menurut pengakuan orang tua murid, pihak sekolah mengklarifikasi bahwa ancaman pencabutan KJP “tidak jadi dilakukan”.

Kemarin cuma gretak,” tulis orang tua F dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (18/4/2025).