Peristiwa

Bayi Meninggal Saat Persalinan, Keluarga Korban Berharap Iktikad Baik RS Cenka

2402
×

Bayi Meninggal Saat Persalinan, Keluarga Korban Berharap Iktikad Baik RS Cenka

Sebarkan artikel ini
sss 1

DIketahui kejadian bermula saat Dani membawa istri yang sudang mengalami kontraksi ke klinik, karena pihak klinik merasa tidak sanggup untuk membantu melahirkan secara normal dikarenakan kondisi si jabang bayi yang terlalu terlalu besar dengan bobot perkiraan saat USG 4,7 kilo gram, akhirnya istri dani dirujuk ke RS Cenka Kabupaten Bekasi.

Sampailah di RS Cenka istri dani pun segera mendapatkan tindakan, namun sangat disayangkan pihak dari rumah sakit sama sekali tidak menawarkan tindakan operasi Caesar kepada pihak keluarga pasien, sehingga proses persalinan pun dipaksa normal.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

590ce75b a969 42be 90da 28e5e917662f

Menurut keterangan Dani saat proses persalinan Di RS Cenka Berlangsung, prosedur SOP tidak diterapkan dan bahkan dokter spesialis yang mengani istrinya hanya datang sebentar lalu pergi untuk pulang.

“Ia bang pas proses persalinan dokter spesialisnya cuma masuk sebentar lalu pulang, untuk SOP pun ga dipakai sehingga darah istri saya berceceran hampir satu ruangan, ketika istri saya sudah menyerah pun pihak dokter tidak mengajak saya untuk runding untuk dilakukannya tindakan operasi,”ungkapnya.

Sambungnya, pada saat itu kepala calon anak saya sudah keluar namun tersangkut di bagian bahu yang terlalu besar, disitu saya melihat bidan yang menangani istri saya sorang diri merasa panik dan meminta bantuan ke rekan yang lain dengan kondisi istri dan calon anak saya dibiarkan seperti itu selama 20 menit lebih.

Tinggalkan Balasan