NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Upaya mencegah gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas udara terus dilakukan aparat TNI-Polri. Babinsa Koramil 12/Rajeg Kodim 0510/Tigaraksa bersama Bhabinkamtibmas Polsek Rajeg Polresta Tangerang menggelar Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga Cluster Raudhatul Jannah, RT 004/RW 004, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (27/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, aparat menyosialisasikan larangan dan bahaya pembakaran sampah sembarangan yang masih ditemukan di lingkungan warga, khususnya pada sore hingga malam hari.
Babinsa Koramil 12/Rajeg, Serka Kusnanto, mengingatkan warga agar tidak menjadikan pembakaran sebagai cara praktis untuk membersihkan sampah.
“Kami paham niatnya untuk bersih-bersih. Tapi cara membakar sampah justru menimbulkan masalah baru. Asapnya mengandung racun, apalagi kalau membakar plastik. Dampaknya anak-anak bisa batuk dan terkena ISPA, lansia dan ibu hamil bisa sesak napas,” tegas Serka Kusnanto.
Menurutnya, kebiasaan membakar sampah tidak hanya mengganggu warga sekitar akibat asap dan bau, tetapi juga berpotensi mencemari udara serta membahayakan kesehatan masyarakat.
Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Mekarsari Polsek Rajeg, Aiptu Siswadi. Ia mengingatkan bahwa pembakaran sampah sembarangan juga memiliki konsekuensi hukum.
“Perlu kami sampaikan, ini sudah diatur dalam UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan juga Perda Kabupaten Tangerang. Ada sanksinya berupa denda. Mari kita patuhi aturan demi lingkungan yang sehat,” ujar Aiptu Siswadi.
Dalam Komsos tersebut, TNI-Polri tidak hanya memberikan imbauan, tetapi juga mengedukasi warga mengenai alternatif pengelolaan sampah.
Warga diminta membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, mengantarkannya ke TPS terdekat, atau menunggu petugas kebersihan. Sementara sampah organik dapat dipilah dan dimanfaatkan untuk pembuatan kompos.
“Kami dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, berkomitmen mengawasi bersama. Jika masih ada yang membandel, akan kami data dan tindaklanjuti sesuai aturan,” pungkasnya.
Sosialisasi tersebut mendapat apresiasi dari Paguyuban Warga Cluster Raudhatul Jannah. Bapak Ibnu berharap kegiatan serupa dilakukan secara rutin sehingga kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan semakin meningkat.
“Terima kasih kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang sudah peduli. Kami warga siap mendukung demi udara bersih di lingkungan kami,” ujarnya.
Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas udara bukan hanya tanggung jawab pemerintah maupun aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran seluruh masyarakat. Kebiasaan sederhana seperti tidak membakar sampah sembarangan dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.













