NasionalTNI & Polri

Danrem 044/Gapo Dampingi Kasad Launching Agrowisata Tekno 44

587
×

Danrem 044/Gapo Dampingi Kasad Launching Agrowisata Tekno 44

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BANYUASIN – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M. Naudi Nurdika S.I.P M.Si M.Tr (Han) mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, melaunching Agrowisata Tekno-44 di Desa Gelebek Dalam Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Senin (14/2/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Hilman Hadi S.I.P M.B.A M.Han, Gubernur Sumsel Herman Deru diwakili Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sumsel Drs. H. Edward Candra, Kapolda Sumsel Irjen Pol A. Rachmad Wibowo, Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Izak Pangemanan, para Dan/Kabalak Kodam II/Sriwijaya, Ketua Persit dan Wakil Ketua berserta para Pengurus Persit KCK PD II/Sriwijaya.

Kemudian, dihadiri juga Walikota Kota Lubuk Linggau SN Putra Prana Sohe, Bupati Banyuasin Askolani Jasi SH MH, Wabup Banyuasin H. Slamet Somosentono SH, para Danrem Jajaran Kodam II/Swj, Dandim Jajaran Korem 044/Gapo, Forkompinda Sumsel, Forkopimda Banyuasin dan para Akademisi serta warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad Dr. Dudung Abdurachman menyampaikan, bahwa, TNI AD saat ini akan fokus terhadap sejumlah permasalahan prioritas, meliputi program Ketahanan Pangan, TNI AD Manunggal Air, Penanganan Stunting pada Anak, Penekanan Tugas Operasi, Pelanggaran Prajurit, Antisipasi Bencana aAam dan Kesatuan Komando.

“Melalui beberapa program prioritas tersebut pula, saya meminta agar para prajurit kedepan terus menggalakkan keseluruhan program unggulan TNI AD yang sedang berlangsung, dalam rangka mengatasi kesulitan masyarakat,” kata Kasad.

Lebih lanjut Kasad mengatakan, selaku TNI tentu kita harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa menjadi solusi, dengan membuat aksi-aksi yang langsung menyentuh serta memberikan solusi pemecahan persoalan di masyarakat.

“Melalui kegiatan ini pula, saya berikan apresiasi kepada Pangdam II/Swj dan Danrem 044/Gapo atas apa yang dilakukannya selama ini. Saya lihat baru Kodam II/Swj seperti ini adanya kekompakan dengan masyarakat, akademisi, hingga pemerintah daerah dan ini perlu terus dipertahankan,” ucap Kasad.

Kasad menambahkan, program Ketahanan Pangan TNI AD, antara lain memanfaatkan lahan produktif untuk menanam jagung, padi, tanama hortikultura dan lainnya.

“Sedangkan, upaya penanganan stunting pada anak, TNI AD bersama Persit masing-masing jajaran melakukan sosialisasi dan pembagian makanan bergizi kepada balita serta anak usia sekolah. Demikian pula, bencana alam turut menjadi perhatian,” pungkas Kasad.

Sementara, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI M. Naudy Nurdika menyampaikan, bahwa, Agrowisata Tekno 44 mengusung konsep teknologi smart system dengan menggunakan sistem ITE dan revitalisasi lahan terlantar atau lahan non produktif mutlak harus dilakukan.

“Saat ini dikembangkan konsep pemanfaatan lahan terlantar atau lahan produktif dengan mekanisme revitalisasi untuk menjadikan sebagai percontohan produktif bagi lahan pertanian, perikanan, perkebunan dan pengolahan air bersih serta memperkenalkan teknologi smart system dengan menggunakan ITE,” terang Danrem.

Lanjut Danrem, lahan seluas 33 hektare yang telah diubah menjadi tempat agro wisata dan teknologi ini sebagai upaya dari Korem 044 Gapo untuk solusi permanen dalam penanggulangan Karhutla dan kedepannya, ini akan menjadi ikon tidak hanya di Desa Gelebak Dalam dan Banyuasin, bahkan bisa jadi ikon untuk Sumsel.

“Di tempat ini juga terbilang lengkap, baik untuk edukasi, wisata dan juga teknologi, sehingga tidak salah kedepannya akan menjadi ikon di wilayah Banyuasin,” kata Danrem. (Siti Rohmah)

Tinggalkan Balasan