Daerah

Dorong Pemerataan Legalitas Nelayan, Yayasan MDPI Fasilitasi Bimtek SKN di Desa Seraya Timur

717
×

Dorong Pemerataan Legalitas Nelayan, Yayasan MDPI Fasilitasi Bimtek SKN di Desa Seraya Timur

Sebarkan artikel ini
Yayasan MDPI bersama instansi terkait dan para nelayan dalam Bimtek Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) di Desa Seraya Timur, Karangasem, Bali. Kamis, (22/2/2024). Foto: Ist

NASIONALXPOS.CO.ID, KARANGASEM – Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) bersama PPN Pengambengan, didukung oleh Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, BidangLegalitas Nelayan Perikanan Kabupaten Karangasem, memfasilitasi bimbingan teknis (bimtek) Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) di Desa Seraya Timur, Kabupaten Karangasem, Provinsi Bali. Kamis, (22/02/2024).

Kegiatan bimtek SKN ini menjadi salah satu syarat penting sebagai upaya pemaksimalan pengetahuan dan kecakapan para nelayan. Lebih dari itu, sertifikat ini menjadi bukti legalitas profesi bagi para nelayan selama beraktifitas di wilayah perairan Indonesia.

“SKN ini menjadi syarat penting bagi para nelayan, dikarenakan sebagai bukti kecakapan dan legalitas untuk membawa kapal-kapal dengan ukuran di bawah 5 GT (Gross Tonnage). Sertifikat ini nantinya juga bisa membuktikan bahwa para nelayan ataupun nahkoda kapal kita memiliki kompetensi dalam hal keselamatan kerja selama di laut,” kata Ambar Tri Harnanto, dari PPN Pengambengan, sekaligus narasumber dalam bimtek SKN ini.

Materi yang disampaikan selama bimtek SKN berkisar tentang pengenalan dasar-dasar navigasi, keselamatan di kapal, kode dan komunikasi yang terjadi selama di laut, dan pengetahuan tentang penanganan kecelakaan.

BACA JUGA :  Bupati Padang Pariaman di Dampingi Kapolres Tinjau Pos Pengamanan Lebaran 2022

Dalam memaksimalkan capaian yang diharapkan, para peserta juga diminta untuk menjawab pertanyaan sebelum dan sesudah penyampaian materi.

BACA JUGA :  Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Gianyar Gelar Rembuk Stunting

Kegiatan bimtek SKN ini juga dibuka dan dihadiri oleh Kabid Perikanan Tangkap DKP Prov Bali, I Ketut Purianta, Kabid Perikanan Tangkap Kabupaten Karangasem, I Nyoman Sugiarta, dan Perbekel Desa Seraya Timur, Made Pertu.