Daerah

Juhaini Tekankan 3 Kunci Konten Medsos Kelurahan: Informatif, Edukatif, Menarik

0
×

Juhaini Tekankan 3 Kunci Konten Medsos Kelurahan: Informatif, Edukatif, Menarik

Sebarkan artikel ini
IMG 20261028 WA0149
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Pangkalpinang, Juhaini, saat membuka kegiatan Penguatan SDM Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Admin Media Sosial Tingkat Kelurahan se-Kota Pangkalpinang, Rabu (28/10/2026)

NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Pangkalpinang, Juhaini, menegaskan pentingnya konten media sosial yang informatif, edukatif, dan menarik bagi admin kelurahan. Pesan ini disampaikan untuk memperkuat komunikasi publik sekaligus memastikan informasi pemerintah tersampaikan secara akurat dan mudah dipahami masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Juhaini saat membuka kegiatan Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dan Admin Media Sosial Tingkat Kelurahan se-Kota Pangkalpinang di Ruang Betason, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini diinisiasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pangkalpinang.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Menurut Juhaini, perkembangan era digital menuntut pemerintah daerah semakin adaptif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Media sosial kini menjadi salah satu saluran utama untuk menyebarluaskan program pembangunan, layanan publik, dan berbagai informasi pemerintahan.

Ia menilai, KIM memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat literasi digital, menyebarkan informasi, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

“Media sosial bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi garda terdepan komunikasi publik,” tegas Juhaini.

Ia juga mengingatkan bahwa admin media sosial dan anggota KIM di tingkat kelurahan merupakan ujung tombak penyampaian informasi yang berhubungan langsung dengan kebutuhan warga. Karena itu, mereka dituntut kreatif dalam mengemas pesan tanpa mengabaikan akurasi dan kebenaran informasi.

IMG 20261028 WA0148

Juhaini menegaskan, kecepatan publikasi dan upaya mengejar viralitas tidak boleh menjadi satu-satunya orientasi dalam membuat konten. Informasi yang disampaikan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pembuatan konten media sosial tidak cukup hanya mengutamakan kecepatan penyampaian informasi. Konten juga harus memenuhi tiga unsur utama, yakni informatif, edukatif, dan menarik,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan