Scroll Untuk Baca Berita
Pemerintahan

Marak Calo Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Digeruduk NGO

364
×

Marak Calo Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Digeruduk NGO

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGSEL – Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Non Goverment Organization (NGO) Tangerang Raya menggeruduk kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Dalam aksinya mereka mendesak Pemerintah Kota Tangerang Selatan serius dalam menyikapi persoalan percaloan masuk kerja pada lingkup kerja Pemkot Tangsel.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Salahseorang orator, Reza Setiawan menyebut proses percaloan masuk kerja sebagai tenaga honor mencederai marwah Pemkot Tangsel. Ia meminta Pemkot Tangsel bertindak tegas menyikapi persoalan ini.

“Kami meminta Pemkot Tangsel bertindak tegas dan mencopot oknum oknum Kepala Dinas jika terlibat dalam praktik percaloan kerja,” kata Reza dalam orasinya, Rabu, (22/11/23).

Dirinyapun meminta Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie untuk turun menemui massa aksi dan berdiskusi.

“Kami datang dengan damai dan meminta kehadiran bapak Wali Kota dan Kepala OPD untuk berdiskusi dan buka bukaan atas persoalan ini,” jelasnya.

Sementara itu Koordinator Aksi Saiful Basri meminta dengan tegas Inspektorat memeriksa oknum Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kepala Satpol PP Kota Tangerang Selatan untuk segera diperiksa.

“Kami meminta Inspektorat memeriksa Kepala Disdukcapil dan Kasatpol PP atas persoalan ini,” ujarnya.

Kata Marcel, sapaan akrabnya, upaya tegas Pemkot Tangsel dapat memberikan efek jera agar kasus tersebut tidak kembali terulang.

“Semua oknum terlibat harus diperiksa, agar kedepannya tidak akan ada lagi korban percaloan,” ujarnya.

Bahkan, kata Marcel, saat ini aparat Kepolisian telah mengamankan seorang ASN. Hal itu menunjukan jika lingkup kerja Pemkot Tangsel tidak sehat.

“Kami hanya minta Wali Kota Tangsel tegas dan periksa semua oknum dalam persoalan ini. Ditangkapnya ASN merupakan bentuk nyata cacatnya sistem pemerintahan disini,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, puluhan orang pengunjuk rasa membawa poster dan bendera merah putih. Mereka juga membentangkan spanduk berisi tuntutan. (AciL)

BACA JUGA :  Diterima Walikota Andrei, BPJS Kesehatan Cabang Manado Serahkan Plakat dan Sertifikat