Daerah

Pemkab Bangli Sepakati Integrasi Digital dan Perkuat Keamanan Siber

14
×

Pemkab Bangli Sepakati Integrasi Digital dan Perkuat Keamanan Siber

Sebarkan artikel ini
IMG 20261029 WA0130
Asisten I Setda Kabupaten Bangli, I Made Ari Pulasari, bersama peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD) CITA GOV untuk memperkuat integrasi digital pemerintahan, keamanan siber, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangli, Kamis (29/10/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, BANGLI – Pemerintah Kabupaten Bangli menyepakati integrasi aplikasi dan data pemerintahan serta penguatan keamanan siber untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih mudah, cepat, dan aman.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Collaborative for Integrated Digital Transformation Government (CITA GOV), Kamis (29/10/2026), di Ruang Rapat Krisna, Sekretariat Daerah Kabupaten Bangli. Kegiatan berlangsung secara hybrid dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Asisten I Setda Kabupaten Bangli, I Made Ari Pulasari, berharap CITA GOV menjadi landasan pembangunan tata kelola pemerintahan digital yang terpadu, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, transformasi digital tidak boleh berjalan sendiri-sendiri di setiap perangkat daerah. Integrasi diperlukan agar masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan mudah diakses.

Dalam FGD tersebut, peserta menekankan pentingnya pelayanan digital satu pintu. Pemerintah juga menyepakati verifikasi usulan pengembangan aplikasi dan pengadaan teknologi informasi melalui arsitektur CITA GOV, penyelarasan anggaran berdasarkan evaluasi kelayakan sistem, serta integrasi data melalui kebijakan Bangli Satu Data.

Penguatan keamanan siber dan perlindungan data pribadi turut menjadi perhatian utama. Selain itu, Pemkab Bangli mendorong penyusunan Peraturan Bupati tentang CITA GOV serta peningkatan kompetensi ASN dalam kepemimpinan digital, literasi data, dan tata kelola teknologi informasi.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bangli, I Nyoman Murditha, menegaskan bahwa transformasi digital membutuhkan keterpaduan sistem dan kolaborasi berbagai pihak.

IMG 20261029 WA0131

Ia menilai sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, dan akademisi atau pentahelix menjadi kunci membangun ekosistem digital yang inklusif, inovatif, aman, dan berkelanjutan.

Melalui CITA GOV, Pemkab Bangli berharap integrasi teknologi tidak sekadar menambah sistem digital, tetapi benar-benar menghadirkan pelayanan publik terpadu yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan