Scroll Untuk Baca Berita
Politik

Sukseskan Kampanye di Bali, Shalahuddin Ali Basyah Ajak Putri Capres-Cawapres Koalisi Perubahan

1605
×

Sukseskan Kampanye di Bali, Shalahuddin Ali Basyah Ajak Putri Capres-Cawapres Koalisi Perubahan

Sebarkan artikel ini
Dari kiri ke kanan, Caleg termuda DPRD Provinsi Bali Partai PKB Shalahuddin Ali Basyah bersama Mega Safira, Mutiara Baswedan, Sahara Putri Ayu Kenanga Gunawan dalam acara Power Lunch Locker Room Timnas di Bebek Slamet Dewi Sri, Legian, Kuta, Badung. Sabtu, (27/1/2024). Foto: Ist

NASIONALXPOS.CO.ID, BADUNG — Shalahuddin Ali Basyah dipercaya Tim Nasional Anis Baswedan- Muhaimin Iskandar (AMIN) untuk menyukseskan kegiatan Mega Safira dan Mutiara Baswedan di Bali dengan menghadirkan program yang bernama Locker Room Timnas, dimeriahkan oleh spesial performance dari band D’Masiv di Stuja Coffee, Jalan Merta Agung, Kerobokan, Badung. Sabtu, (27/1/2024).

Founder Tokopedia, sekaligus Co-Captain Timnas AMIN Leontinus Alpha Edison hadir dalam Power Lunch dan Enviromental Discussion di Bebek Slamet Dewi Sri, bareng Sahara Putri Ayu Kenanga Gunawan yang merupakan Vice Leader Bali Youth Parliament for Water dan dua putri dari Koalisi Perubahan.  Mega Safira, putri pertama Muhaimin Iskandar dan Mutiara Baswedan putri pertama dari Anies Baswedan.

Timnas AMIN melalui komunitas Ubah Bareng merupakan komunitas kepemudaan relawan pasangan Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan dan Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar (AMIN). Komunitas Ubah Bareng jugalah yang membuat program ‘Desak Anies’ dan ‘Slepet Imin‘, sebuah program inovasi yang telah mewarnai agenda kampanye Timnas AMIN. Forum tersebut sebagai bentuk keberanian AMIN untuk membuka ruang-ruang diskusi bersama para Pemuda dan Masyarakat di seluruh Indonesia.

BACA JUGA :  Jumpa Cak Imin, Caleg Muda Bali Bahas Strategi Kampanye

 

Foto: Ist

Caleg termuda DPRD Provinsi Bali Dapil Kabupaten Gianyar Shalahudin Ali Basyah mengakui bahwa Koalisi Perubahan adalah yang terbaik, dalam mengkampanyekan politik gagasan. Kehadiran Mega Safira dan Mutiara Baswedan dinilai telah mewakili anak muda sebagai subjek politik.

“Bahkan Anak-Anak mereka dari koalisi perubahan ini, yang bukan peserta Pemilu saja berani untuk berdialog dengan masyarakat di seluruh Indonesia. Tentunya anak muda harus diposisikan sebagai subjek politik seperti saat ini kita lagi membahas tentang isu dan kebijakan lingkungan ke depan, untuk kemudian dipertimbangkan pemikirannya dalam mempengaruhi arah gerak bangsa ini akan dibawa ke mana. Bukan sekedar gimmick anak muda jadi sebatas jualan politik di momentum bonus demografi yang dihadapi Indonesia hari ini. Kalo dari saya pribadi, apapun hasilnya, saya bangga memperjuangkan Pasangan AMIN,” ungkapnya saat dikonfirmasi media.

Senada dengan Ali, terkait perbaikan lingkungan, Vice Leader Bali Youth Parliament for Water, Sahara Putri merasa pemerintah perlu didesak untuk meninjau ulang kembali kebijakan izin lingkungan terhadap proyek-proyek di Bali.

“Saya harap Pemerintah ke depan seharusnya bisa memaksimalkan CSR agar tepat sasaran, sehingga segala bentuk pengadaan untuk memfasilitasi perbaikan lingkungan bisa dilaksanakan dengan baik. Bali menjadi sektor pariwisata dengan nilai investasi tertinggi di Indonesia. Isu lingkunganpun menjadi sorotan utama dengan berkembangnya kontroversi terkait pemberian izin lingkungan dan pemanfaatan lahan hijau. Pemerintah setempat seharusnya didesak untuk meninjau ulang kebijakan izin lingkungan yang diberikan kepada proyek-proyek yang dianggap merugikan ekosistem. Arah gerak bangsa dengan pemimpin dan perubahan baru sangat diperlukan untuk bisa mempertahankan lingkungan dan memperbaikinya,” ucap Sahara.

Di tempat yang sama Mega Safira turut menjelaskan kembali mengenai Tobat Ekologi yang akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan.

“Hal ini kan merujuk pada etika lingkungan, jangan sampai ada program ataupun kebijakan dari pemerintah yang menambah kerusakan lingkungan kita,” terang Mega.

Sementara menurut Mutiara Baswedan, dirinya sangat terinspirasi dengan teman-teman yang sudah berjuang untuk lingkungan.

“Semoga kehadiran kami di Bali, bisa mematahkan asumsi bagi yang menganggap Bali bukan prioritas dari Koalisi Perubahan. Dalam banyak program Bali jelas disebutkan berkali-kali, mudah-mudahan jika diberi amanah, kita semua bisa berkolaborasi untuk menjalankan program-program yang sudah ditargetkan. Selain itu, seluruh aspirasi yang sudah disampaikan hari ini, akan saya sampaikan langsung kepada Ayah saya Anies Baswedan, semuanya sudah saya catat, terimakasih,” ujar Mutara.