NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh pascakebakaran besar yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menegaskan bahwa peristiwa tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem mitigasi bencana sekaligus meningkatkan infrastruktur pendukung di kawasan TPA.
Hal itu disampaikan Bupati Maesyal Rasyid saat memimpin Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang, Rabu (15/7/2026). Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, unsur TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa penanganan pascakebakaran tidak cukup hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga harus dibarengi dengan langkah-langkah strategis agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kebakaran di TPA Jatiwaringin harus menjadi momen bagi kita untuk tidak hanya memadamkan api, tetapi juga memperbaiki fondasi pengelolaan sampah dan kesiapsiagaan bencana. Kita tidak boleh membiarkan kejadian serupa terulang,” tegas Maesyal.
Salah satu perhatian utama dalam evaluasi tersebut adalah minimnya ketersediaan sumber air saat proses pemadaman berlangsung. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu kendala yang memperlambat upaya pengendalian api.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan membangun sumur bor, menambah titik hidran, serta memperbaiki jaringan pipa air menuju kawasan TPA Jatiwaringin agar proses penanganan keadaan darurat dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Selain penguatan infrastruktur air, pemerintah daerah juga akan meningkatkan pengawasan operasional di TPA melalui pemantauan harian, penyusunan standar operasional penanggulangan kebakaran yang lebih komprehensif, serta melengkapi sarana dan prasarana bagi tim penanganan darurat.
Tak hanya itu, Pemkab Tangerang juga berkomitmen mempercepat pengembangan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern, aman, dan ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam mengurangi potensi terjadinya kebakaran di area pembuangan akhir.
Seluruh unsur Forkopimda yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah tersebut. Sinergi antarinstansi dinilai menjadi kunci untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Tangerang.
Pemerintah berharap berbagai upaya perbaikan yang segera direalisasikan mampu memberikan perlindungan lebih baik bagi masyarakat sekitar TPA Jatiwaringin serta menciptakan sistem penanganan bencana yang lebih tangguh di masa mendatang.














