Daerah

Vihara Buddha Sakyamuni Gelar Upacara Pattidana Pelimpahan Jasa Untuk Leluhur

568
×

Vihara Buddha Sakyamuni Gelar Upacara Pattidana Pelimpahan Jasa Untuk Leluhur

Sebarkan artikel ini
IMG 20240519 WA0014

Pada hari waisak tahun ini, Bikhhu Dhammaratano berpesan, agar umat memperkokohkan kesatuan dalam keberagaman, bagaimana di dalam lingkungan masyarakat tentu pasti ada gesekan, ucapan dan tindakan yang tidak baik sebagai umat budha berusaha untuk menghindari hal tersebut jangan sampai gesekan itu menjadi hubungan tidak baik.

Sementara Romo Oscar Naib Wanou, mengatakan, Pathidana ini adalah rasa bakti terhadap leluhur dimana pada waktu leluhur kita masih hidup kita belum mempunyai apa apa. Kita ingin memberikan yang terbaik saat beliau meninggal.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

“Setelah mereka meninggal bagaimana cara kita berbuat baik kepada beliau di budha ada yaitu patidhana pelimpahan jasa. Setiap kita melakukan kebaikan tersebut kita limpahkan kepada leluhur dan sanak saudara kita semoga mereka berbahagia dengan kebajikan yang dilakukan oleh keturunannya sehingga kalau tidak diketahui semoga para dewa turut memberitahukannya sehingga mereka turut berbahagia. Ajaran sang budha dari 2600 tahun lalu mengajarkan adalah jalan tengah Menghindari ekstrim kiri maupun ekstrim kanan. Inilah yang sekarang di dengungkan oleh pemerintah sebagai moderasi beragama. Kita menganggap semua orang saudara kita sehingga doa umat budha semoga semua mahluk hidup berbahagia. Jadi semua mahluk binatang pun ingin bahagia hanya kita tidak tahu bahasa mereka. Tahun ini sesuai dengan tema memperkokoh persatuan di dalam keberagamaan. Tentunya umat budha selalu mempraktekkan ajaran guru agung kita yaitu ajaran brahma vihara, ajaran bathin yang luhur yaitu dengan meta cinta kasih. jadi semua orang kita kasihi dan kita cintai. dengan ajaran karuna berbelas kasih. Kita berharap orang lain bahagia kita tidak bisa melihat orang lain menderita. Ajaran budhita turut berbahagia atas kebahagiaan orang lain. Jangan iri. Dan UPK keseimbangan bathin bukan cuek tapi tenang dan seimbang . ajaran sang budha adalah untuk penjaga dunia yaitu moralitas kita yaitu giri dan otapa yaitu malu berbuat jahat takut akan akibatnya,” Jelas Romo Oscar.

Tinggalkan Balasan