NASIONALXPOS.CO.ID, BUNGO – Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT Bumi Mitra Makmur (PT BMM) mendapat sorotan tajam dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo, Darwandi, S.H. Politisi Partai Gerindra itu mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bungo untuk segera turun tangan mengusut kasus tersebut secara serius.
Darwandi menegaskan bahwa DLH tidak boleh bermain-main dalam menangani persoalan ini. Ia meminta agar dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT BMM diperiksa secara menyeluruh. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka sanksi tegas harus dijatuhkan.
> “Saya minta DLH segera turun ke lapangan. Cek AMDAL mereka, kenapa persoalan limbah yang sudah lama ini masih dibiarkan? Ini masalah serius,” tegas Darwandi, Rabu (07/05/2025).
Menurutnya, dampak dari pencemaran limbah bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.
> “Jika terbukti, ini bukan sekadar pelanggaran administratif, tapi juga bisa masuk ranah pidana. Oleh karena itu, kami minta agar proses hukum juga dijalankan,” tegasnya.
Tak hanya mendesak DLH, Darwandi juga mengungkapkan bahwa pihak DPRD Bungo akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi PT BMM dalam waktu dekat untuk melihat langsung kondisi pengolahan limbah di lapangan.
> “Kami saat ini masih ada agenda kegiatan. Setelah selesai, kami akan turun bersama rekan-rekan media untuk mengecek langsung. Bila ditemukan pelanggaran serius, kami akan meminta DLH untuk menyegel pabrik hingga persoalan ini selesai,” pungkasnya.
Pencemaran Lingkungan oleh PT BMM: Masyarakat Menunggu Tindakan Tegas
Kasus dugaan pencemaran lingkungan ini menjadi perhatian publik. Masyarakat berharap aparat dan instansi terkait bertindak cepat demi menjaga keselamatan lingkungan dan kesehatan warga. (is)







